A Spiritual Journey to Mecca and Medina part 2 (Tamat)

Perjalanan umrah saya boleh dibilang lancar tanpa hambatan yang berarti. Selama empat hari di Madinah, kami menyempatkan diri untuk mengeksplorasi tempat-tempat bersejarah. Selain Masjid Nabawi, kami juga mengunjungi beberapa masjid yang menjadi tonggak peradaban lslam di kota Madinah. Salah satunya adalah Masjid Quba, masjid ini merupakan bangunan tempat ibadah yang pertama kali dibangun oleh Rasulullah ketika tiba di Madinah.

Selain masjid Quba, masjid Qiblatain juga menjadi tempat bersejarah yang kami kunjungi. Berada di sekitar sini membuat saya penasaran dengan bentuk pemukiman asli warga Madinah. Karena selama tinggal di Madinah, bangunan yang saya lihat hanya hotel, masjid dan pertokoan. Akhirnya dengan penuh harap saya meminta driver untuk berhenti sejenak di dekat pemukiman.

Salah satu sudut pemukiman orang arab
Suatu sore di Madina

Sejujurnya, mengeksplorasi pemukiman warga dengan kondisi mobil parkir di sembarang tempat membuat driver dan mutawif was-was. Di Saudi Arabia, banyak aturan dan denda jika kita berhenti parkir tidak sesuai rambu-rambu. Driver dan mutawif bisa didenda sekitar lima ribu riyal jika ketahuan oleh petugas. Akhirnya driver dan mutawif mengizinkan saya turun dan saya berjanji kepada mereka untuk hunting foto tidak lebih dari lima menit.

Tidak banyak yang saya lihat, namun cukup untuk menghilangkan rasa penasaran saya seperti apa bentuk pemukiman warga asli. Selesai hunting foto saya segera kembali ke mobil dan pulang ke hotel.

Miqat di Bír Ali
Sholat jumat terakhir di masjid nabawi

Setelah empat hari berada di Madinah, tiba saatnya untuk menunaikan ibadah umroh yang wajib di Kota Mekkah. Sholat Jumat terakhir di Masjid Nabawi membuat saya terharu dan sedih karena harus meninggalkan Madinah. Kami menunaikan sholat Jumat dengan berpakaian ihram. Yaitu dua helai kain putih tanpa jahitan untuk laki-laki dan baju tertutup untuk wanita sesuai batas aurat. Selama memakai pakaian ihram bagi laki-laki tidak diperbolehkan memakai pakaian dalam. Mutawif mengingatkan kami untuk tidak memakai wewangian, lotion, menggunting kuku, mencukur ataupun mencabut bulu di badan setelah mengenakan pakaian ihram.

Baca juga: A Spiritual Journey to Mecca and Medinna part 1

Selesai sholat Jumat kami menuju kota Mekah dan mengambil miqat (lokasi untuk mengambil niat yang sudah ditentukan) di Masjid B’ir Ali. Suhu di sekitar Masjid B’ir Ali sekitar empat puluh derajat celcius. Ketika ada angin berhembus dan mengenai muka rasanya seperti ditampar exhaust AC. Di masjid ini kami menunaikan sholat sunnah ihram.

Dari kota Madinah menuju Mekkah perjalanan ditempuh sekitar lima jam tanpa istirahat. Mobil hanya berhenti sekitar lima menit di sebuah SPBU. Tidak banyak yang kami lakukan di dalam mobil selain berdoa, berdzikir dan tidur. Di sepanjang jalan, pemandangan yang kita lihat kurang lebih sama seperti jalur yang kita lalui dari Jeddah menuju Madinah yaitu gunung batu dan padang tandus.

Sekitar pukul tujuh malam kami tiba di hotel. Makan malam sudah tersedia, kami makan dan beristirahat sejenak, kemudian langsung menuju Masjidil Haram untuk sholat dan tawaf. Inilah kali pertama bagi saya melihat langsung keagungan dan kemegahan Masjidil Haram. Rasa haru dan bahagia yang tak terkira ketika melihat langsung bangunan Kabbah, hingga tak terasa mata saya meneteskan airmata. Bangunan yang menjadi kiblat sholat umat lslam di seluruh dunia.

Bangunan berbentuk kubus berlapis kain kiswah hitam itu begitu mengharukan. Salah satu sisinya memiliki talang air yang terbuat dari emas murni. Di sekelilingnya terdapat bangunan setengah lingkaran yang disebut Hijr Ismail dan Maqam lbrahim (bukan makam dalam bahasa lndonesia). Maqam lbrahim adalah  batu yang memiliki bekas tapak kaki Nabi lbrahim ketika beliau meninggikan bangunan Kabbah. Maqam lbrahim ini disimpan dalam tabung keemasan yang memiliki kubah. Bekas tapaknya bisa terlihat dari kaca bening yang melindunginya.

Selesai tawaf, kami melanjutkan ibadah Sai. Lokasi untuk menunaikan Sai tidak jauh dari Kabbah. Dimulai dari bukit Safa menuju bukit Marwah. Kami berlari-lari kecil dari Safa ke Marwah. Tepat di bagian dinding yang memiliki lampu berwarna hijau kita disunnahkan untuk mempercepat lari sampai lampu hijau berikutnya. Total tiga setengah putaran dengan jarak sekitar tiga setengah kilometer. Disunnahkan untuk berdoa sambil melihat Kabbah bila mencapai salah satu sisi bukit.

Selesai Sai sekitar pukul satu malam dan dilanjutkan memotong rambut untuk melengkapi syarat sahnya ibadah umrah. Dengan berakhirnya ibadah Sai dan memotong rambut maka berakhir pula ibadah wajib umrah. Selebihnya kami sholat dan berdoa di dalam masjid.

Sekitar pukul dua malam kami kembali ke hotel dan beristirahat.

Sekedar informasi penjagaan di Masjidil Haram ini cukup ketat. Semua tas diperiksa oleh polisi masjid yang bertugas. Stroller bayi tidak diperkenankan untuk dibawa masuk. Teman saya yang nekat membawa stroller, akhirnya terpaksa menitipkan di box penitipan berbayar yang terletak di luar masjid.

Pertama kali tawaf di depan Kabbah
Di depan Masjidil Haram

Mutawif saya menjelaskan, ketika kita sudah selesai umroh untuk diri sendiri, kita boleh mengumrohkan anggota keluarga maupun saudara. Akhirnya kami semua sepakat untuk ‘menghadiahkan umroh’ untuk anggota keluarga kita yang sudah berpulang, maupun anggota keluarga yang tidak bisa ke tanah suci karena alasan kesehatan. Umroh kedua kita laksanakan pada hari berikutnya dengan mengambil miqat di Masjid Aisyah. Salah satu tempat terdekat dari Masjidil Haram untuk mengambil miqat.

Di sela-sela ibadah di Masjidil haram kami juga berziarah di tempat-tempat bersejarah bagi umat lslam. Salah satunya adalah Jabal Rahmah. Salah satu tempat yang paling romantis menurut sejarah. Karena di sinilah Nabi Adam dan Hawa dipertemukan kembali setelah diturunkan ke bumi.

Di Jabal Rahmah ini banyak peziarah yang berdoa meminta pasangan. Jabal Rahmah sendiri berupa bukit batu yang di bagian puncaknya terdapat sebuah tugu sebagai penanda. Satu hal yang amat disayangkan adalah banyak sekali tangan-tangan jahil yang mencoret-coret situs bersejarah ini.

Jabal Rahmah
Sore di Mekkah

Hari-hari terakhir di Kota Mekkah kami maksimalkan untuk beribadah dan melakukan kontemplasi. Terasa menyedihkan memang ketika kita harus berpisah dengan kota suci Mekkah dan Masjidil Haram. Di sela-sela waktu luang, kami juga menyempatkan diri mencari oleh-oleh di sekitar hotel. Maklum sepanjang jalan menuju Masjidil Haram banyak sekali toko yang menawarkan oleh-oleh dan jajanan khas.

Selain oleh-oleh, saya juga menyempatkan diri untuk menikmati “KFC” ala Arab yang bernama Al Baiq. Selain  ayam ala “KFC” saya juga sempat menikmati jus Arab yang terdiri dari campuran berbagai buah dengan topping menggoda seperti buah kiwi, anggur, apel dan kacang almond. Rasaya segar banget menikmati jus di tengah cuaca panas kota Mekkah yang mencapai empat puluh derajat celcius.

Jus dengan topping buah-buahan
Masjid Qisos

Dan pada akhirnya kami harus berpisah dengan tanah suci. Banyak kenangan dan rasa haru yang tidak bisa saya lukiskan dengan kata-kata. Pun sewaktu menulis cerita ini, saya begitu rindu dengan kota suci. Semoga Allah memberikan rezeki dan kesempatan untuk kembali lagi ke sana.

lnterior Masjid Qisos

Saya hanya berharap, semoga kalian yang ingin menunaikan ibadah umroh, bisa terlaksana ketika masih muda. Mengapa? Karena umroh maupun haji merupakan ibadah yang sangat mengandalkan kekuatan fisik. Selagi bisa umroh ketika masih muda, kenapa harus menunggu usia lanjut.

Baca juga: A Spiritual Journey to Mecca and Medinna part 1

Sara & Fe, Stadhuis Schandaal, Roman Tragis Berlatar Sejarah

Saya selalu menyukai hal-hal yang berbau sejarah, buat saya sejarah mempunyai kekuatan untuk mengajak kita kembali menjelajahi masa lalu. Seperti film “Sara & Fe, Stadhuis Schandaal” film yang bergenre drama thriller dengan latar sejarah ini sangat menarik. Bercerita tentang kisah romansa klasik sekitar abad 17-an atau zaman-zaman VOC menjajah nusantara.

Meskipun menyelipkan kisah romansa klasik, namun ini bukan film sejarah. Konsepnya tetap kekinian, Fei sang pemeran utama film ini adalah seorang mahasiswi jurusan Ilmu Budaya UI. Dia sangat tertarik dengan tugas kampus untuk meneliti The Old Batavia.

Penggunaan judul dalam bahasa Belanda bukan tanpa alasan, ini memang disengaja supaya dari awal penonton tau kalau film ini memang berlatar zaman Belanda. Sewaktu Fei meneliti sebuah ruangan di Museum Fatahillah atau yang dalam bahasa belanda Stadhuis, tiba-tiba dia dikejutkan dengan kehadiran noni-noni cantik dengan gaun eropa abad pertengahan yang bernama Sarah. Eh, tapi bukan film horror lho, gadis cantik dari ‘masa lalu’ itu ternyata leluhur Fei. Dia hadir untuk mengajak Fe melihat kisah leluhurnya di masa lalu yang pernah menjadi bagian dari sejarah Batavia. Fei dan Sarah kemudian masuk ke lorong waktu abad 17. Kenapa harus Fei? Penasaran kan, kisahnya?

Konfliknya tidak hanya seputar kisah klasik leluhur Fei, namun juga ada kisah cinta segitiga antara Fei, Chiko dan Danny. Chiko adalah mantan pacar Fei dengan latar masa lalu yang suram. Sementara Danny adalah partner bisnis ayah Fei yang ia temui di Shanghai. Konflik pun semakin rumit karena Chiko terlibat cyber crime dan pemerasan.

Film Sara & Fe, Stadhuis Schandaal ini mengambil setting di tiga tempat; Shanghai, Museum Fatahillah Jakarta dan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah.

Dua kekuatan yang menjadi andalan film ini adalah kehadiran sang sutradara Adi Surya Abdy dan kehadiran pemain-pemain muda yang fresh. Mas Adi ini dulunya adalah sutradara senior yang sudah belasan tahun berkarya di era 80-90-an. Buat kalian yang besar di tahun-tahun tersebut pasti nggak asing dengan film “Bangku Kosong”, “Perjanjian Terlarang”, “Macan Kampus”, “Ketika Cinta Telah Berlalu”, “Roman Picisan”. Setelah sekian tahun vakum dari dunia sinetron, Mas Adi kini kembali ke layar lebar dengan film barunya “Sara & Fe, Stadhuis Schandaal”.

Sementara pemain-pemain baru seperti: Amanda Rigby dan Tara Adia dipercaya Mas Adi untuk menjadi pemeran utama. Wajah Amanda tak asing lagi di dunia sitkom, sementara Tara Adia adalah seorang penyanyi dan pemain biola. Dalam film “Sara & Fe, Stadhuis Schandaal” Tara juga menunjukan kepiawaianya bermain biola. Akting  kedua pemain ini tak perlu diragukan lagi.

Dukungan pemain senior seperti Rency Milano, Septian Dwi Cahyo, Tio Duarte dan Rowena Umboh membuat film ini semakin menarik. Kepiawaian mereka dalam berakting tak perlu diragukan lagi.

Demi totalitas, film ini juga membuat set sendiri untuk menyesuaikan adegan. Setting berupa benteng Belanda dan tangsi abad 17-an dibangun untuk memenuhi unsur artistik. Tidak hanya mengandalkan bangunan Museum Fatahillah atau Kota Tua. Pemilihan kostum dan detil property juga sangat diperhatikan.

“Saya memang tidak ingin membuat film sejarah, tetapi membuat film yang menggambarkan sebuah situasi atau sebuah episode yang konon pernah terjadi di zaman kolonial, yakni tentang gedung yang penuh skandal” ujar Mas Adi, sang sutradara. “Film ini menawarkan sesuatu yang berbeda dengan format kekinian, tapi tidak melupakan unsur histori”.

Meskipun judul filmnya berbahasa Belanda, namun tidak semua dialognya menggunakan bahasa Belanda, hanya beberapa adegan yang menyuguhkan bahasa Belanda, supaya unsur filmnya terpenuhi. So, kalian tidak perlu khawatir.

Film “Sara & Fe, Stadhuis Schandaal” tayang serentak pada tanggal 26 Juli 2018. Konon, film ini nantinya juga akan ditayangkan di Tiongkok. Buat kalian yang penasaran, buruan nonton di bioskop terdekat.

Sroedji, Sang Patriot

“Untuk mengalahkan bangsa yang besar tidak dengan mengirimkan pasukan perang, tetapi dengan cara menghapus pengetahuan mereka atas kejayaan para leluhurnya, maka mereka akan hancur dengan sendirinya..”

Kutipan di atas cukup jitu digunakan penjajah untuk menghancurkan nusantara. Banyak generasi muda sekarang enggan dan malu mempelajari sejarah dan wawasan kebangsaan. Padahal, kalau mau mengkaji lebih jauh dan mau belajar lagi, betapa para leluhur kita adalah orang-orang yang sangat luar biasa.

Sebelum nusantara terbebas dari penjajahan, tingkat buta huruf aksara latin masyarakat lndonesia memang di bawah 10 persen. Namun, mereka tidak buta huruf dengan aksara leluhurnya. Banyak sekali para pejuang yang bisa membaca dan menulis dengan aksara warisan leluhurnya seperti: hanacaraka. Output yang mereka hasilkan pun sangatlah besar. Kemerdekaan yang kita nikmati sekarang adalah buah dari kegigihan para pendahulu kita.

Buta huruf aksara latin bukan berarti mereka bodoh dan terbelakang. Justru sebaliknya, dengan mengenali mereka, membuat kita semakin tangguh dan percaya diri.

Pada tanggal 9 Juli 2018 yang lalu, saya mengikuti workshop tentang “Penelusuran  Jejak Perjuangan Letkol Moch. Sroedji”. Selain menumbuhkan rasa nasionalisme, acara tersebut juga membantu saya untuk mengenal lebih jauh tentang siapa beliau.

Letnan Kolonel Mochammad Sroedji atau yang sering dikenal dengan Suradji adalah salah satu tokoh bangsa yang mungkin tidak banyak kita tahu. Sosoknya yang pantang menyerah dan rela berkorban sangat menginspirasi saya untuk melakukan hal yang sama. Beliau adalah salah satu tentara yang hijrah, kemudian kembali lagi ke kampung halamannya, untuk melawan militer Belanda yang melakukan penyerangan ibu kota Republik lndonesia pada tahun 1948, yang pada waktu itu terletak di Yogyakarta.

Letkol Sroedji sendiri lahir di Bangkalan, Madura pada tanggal 1 Februari 1915. Lahir di masa Indonesia belum merdeka, semasa kecil Letkol Sroedji juga mengenyam pendidikan di Hollandse Inlandshe School (HIS) di Kediri kemudian melanjutkan pendidikan di Ambacthsleergang dan menjadi anggota Pembela Tanah Air (PETA) di Bogor angkatan 1 dengan gelar: Chuudanchoo Dai II Daidan 1 – Kencong Jember.

Dengan segala keterbatasan yang ada, Sroedji mampu menembus bumi Jawa Timur dan memimpin sekira 5000 anak buah. Memulai lagi perlawanan dari nol dengan membawahi empat batalyon: Yon 25 yang dipimpin Mayor Syaifuddin, Yon 26 pimpinan Mayor Magenda, Yon 27 Pimpinan Letkol Abdul Rivai dan Yon Depo pimpinan Mayor Darsan.

Sebagai komandan, Letkol Sroedji tidak hanya dituntut untuk memimpin anak buah, tapi juga harus mampu memberikan teladan. Selain itu beliau juga harus bisa mengatur strategi agar pasukannya bisa selamat dan memenangkan pertempuran.

Berbagai pertempuran dahsyat untuk merebut kembali kemerdekaan bangsa telah dilalui letkol Sroedji hingga pada akhirnya beliau gugur di desa Karang Kedawung, Kabupaten Jember. Hal yang paling tragis dan menyedihkan adalah jenazahnya dijadikan alat propaganda Belanda dengan cara diseret dan dipertontonkan selama tiga hari berturut-turut.

Beliau juga memperoleh penghargaan Tanda Jasa Pahlawan pada tanggal 5 Oktober 1949 oleh Presiden Soekarno. Tanda Kehormatan Bintang Sakti pada tanggal 18 Maret 1975 oleh Presiden Soeharto. Tanda Jasa Bintang Mahaputra Utama dari Presiden Jokowi. Dan masih banyak lagi bintang kehormatan yang beliau peroleh. Hingga kini namanya diabadikan sebagai nama jalan di seluruh jalur pertempuran beliau. Nama Letkol Mochammad Sroedji juga diabadikan sebagai nama sebuah universitas swasta, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jember.

Sekilas kisah heroik Letkol Sroedji tadi, bisa kita baca dalam novel Sang Patriot karya Irma Devita. Sang pengarang sendiri tak lain dan tak bukan adalah cucu dari Sang Letkol Sroedji. Dengan semangat menanamkan rasa cinta dan bangga kepada para pendahulu bangsa, kita sebagai anak-anak muda diajak kembali untuk menggali lagi rasa nasionalisme, rasa bangga akan bangsa dan rasa cinta tanah air yang semakin pudar.

Wisata Napak Tilas Sejarah

Satu hal yang membuat saya tertarik untuk menelisik lebih jauh tentang sejarah adalah betapa negara kita ‘kaya’akan orang-orang hebat pada masa lalu. Mereka adalah sosok-sosok yang patut untuk dijadikan teladan.

Buat kalian yang menyukai sejarah, cobalah sesekali melakukan wisata napak tilas. Seru lho mengikuti wisata seperti ini. Wisata napak tilas membuat kita seperti bertamasya ke masa lalu.

Selain mengenal lebih jauh tentang sosok pahlawan bangsa seperti Sroedji, dalam workshop “Penelusuran  Jejak Perjuangan Letkol Moch. Sroedji“, saya jadi tau lebih banyak mengenai potensi wisata sejarah yang berada di Jawa Timur. Peninggalan-peninggalan Letkol Sroedji banyak terdapat di Kabupaten Jember.

Beberapa situs bersejarah peninggalan Letkol Sroedji di Jawa Timur terbuka untuk pengunjung. Mulai dari Monumen Bambu Runcing, Monumen Kaliwates, Monumen Mastrip, Monumen Gumuk Baung Sukoreno, Monumen Letnan Suyitman, Tugu Monumen Curah Buntu, Monumen Palagan hingga Tugu Monumen Kopral Soetomo. Belum lagi peninggalan-peninggalan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Lamongan.

Dengan adanya wisata napak tilas seperti ini, generasi muda akan digugah kembali tentang pemahaman nilai-nilai kepahlawanan dan perjalanan sejarah bangsa. Salah satu cara untuk mencintai lndonesia dan memaknai nasionalisme.

Staycation Hemat di Kota Bogor

    staycation di sebuah hotel adalah liburan yang sedang hits sekarang

Traveling buat saya adalah hobi yang membuat hidup makin produktif. Memang sih, secara sepintas seperti menghambur-hamburkan uang. Eh, itu kan yang terlihat? Hasil yang tidak terlihat dari traveling kan banyak. Setelah liburan, otak fresh, hidup makin produktif, pengalaman  dan pertemanan juga bertambah dan tentunya hati makin bahagia. Ya, nggak? Iya-in aja deh, biar nggak ribet, hehehe.

Banyak cara lho, supaya traveling tidak membuat kantong jadi boros. Diantaranya dengan membuat travel plan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Dengan begitu kita bisa menyiasati anggaran yang paling besar yaitu biaya hotel, villa atau penginapan, biaya transportasi seperti tiket pesawat ataupun kereta api. Dengan mem-booking tiket pesawat, hotel atau villa jauh-jauh hari, harganya jauh lebih murah. Untuk keperluan tersebut, biasanya saya mencari informasi tiket murah melalui Traveloka.

Selain mem-booking tiket jauh-jauh hari supaya anggaran traveling hemat, hindari traveling pada saat musim liburan. Tau sendiri, kan? Harga-harga tiket kalau musim liburan seperti liburan sekolah pada bulan Juli-Agustus, libur lebaran, libur natal ataupun libur tahun baru. Ingat prinsip ekonomi! Semakin tinggi permintaan, semakin tinggi pula harga yang ditawarkan.

booking hotel makin gampang dengan traveloka

Staycation di Bogor bersama teman-teman komunitas

Nah, kali ini saya ingin merencanakan liburan yang nggak terlalu jauh dari Jakarta. Sebenarnya sih, ini untuk merayakan ulang tahun komunitas. Pada awalnya, ada beberapa lokasi pilihan yang akan kita jadikan lokasi untuk staycation seperti: Bogor, Bandung, Jogja dan Malang. Namun, berhubung pesertanya cukup banyak, dan kami semua memiliki kesibukan masing-masing, jadi kami merencanakan liburan yang lokasinya dekat dan terjangkau untuk semua peserta. Tidak perlu jauh-jauh dan supaya tidak berakhir sebagai wacana, toh, yang penting kan kebersamaannya. Betul, nggak?

Liburan kami nanti rencananya akan menginap di sebuah villa di kota Bogor. Untuk lokasi villanya seperti biasa akan saya book melalui  Villa Traveloka. Praktis dan nggak ribet, daripada harus mencari lokasi on the spot. Ya, kan? Untuk konsep acara, kita akan membuat liburan ala staycation. Kumpul, masak bareng, makan-makan dan menikmati suasana di sekitar Kota Bogor.

Buat yang pengen tau staycation itu apa? baca di sini.

Setelah membandingkan beberapa daftar rate villa dari online travel agent (OTA) dan cek sana sini, akhirnya kita menemukan lokasi yang representative. Lokasi villa sudah saya peroleh melalui  situs online ternama Villa Traveloka. Buat yang belum pernah coba, cara carinya seperti ini, praktis kok!

mudah banget booking tiket, hotel atau penginapan dengan traveloka
pilihan penginapan di traveloka beragam, bisa disesuaikan dengan budget liburan

 

Kenapa sih suka booking dari Villa Traveloka? Begini lho, online travel agent (OTA) yang satu ini selain praktis, pembayarannya juga mudah. Selain itu, pilihan hotel dan villanya juga banyak. Paling lengkap di seluruh lndonesia bahkan dunia. Asyiknya lagi, beberapa penginapan menawarkan promo dengan biaya yang dapat memangkas budget perjalanan.

Kelebihan lain pakai  Villa Traveloka adalah metode pembayarannya yang banyak pilihan. Bisa transfer melalui mesin atm, transfer via internet banking, virtual account, kartu kredit bahkan uang cash. Tuh, buat kalian yang nggak punya kartu kredit ataupun kartu atm, bisa kok bayar cash.

Kembali ke rencana staycation, mengapa kita memilih Kota Bogor? Karena Bogor adalah salah satu daerah tujuan yang sangat indah. Kota hujan yang berada di Jawa Barat memiliki banyak daerah wisata. Meskipun saya sudah berkali-kali ke ke Bogor, namun tidak pernah bosan. Pergi ke kota ini memang membawa kesenangan tersendiri. Selain hawanya yang relative sejuk, Bogor juga mempunyai ragam kuliner kekinian yang tentunya sayang bila dilewatkan. Cocok banget deh pokoknya buat kita para milenial.

Salah satu objek wisata yang akan kita kunjungi adalah Istana Bogor, di halaman Istana Bogor terdapat danau cantik yang dihiasi bunga-bunga teratai. Kolam air dan air mancur juga menambah daya tarik landmark Kota Bogor. Saking cantiknya, tempat ini sering dimanfaatkan untuk foto pre wedding. Barangkali, bisa jadi inspirasi buat kalian yang ingin foto pre-wed.

Orang-orang yang datang ke sini bukan hanya warga sekitar, tapi juga banyak yang berasal dari luar kota Bogor. Lengkapnya faslitas umum yang ada di sekitar Istana Bogor, semakin membuat kawasan wisata ini tak pernah sepi pengunjung.

Kota Bogor juga memiliki berbagai kuliner yang terkenal. Salah satunya adalah lapis talas, kue kekinian yang memiliki tekstur lembut ini, bakal menjadi kuliner favorit yang akan kita buru saat staycation nanti. Bogor memang salah satu surga kuliner yang  mudah dijangkau dari Jakarta. Pertimbangan ini pula yang membuat kami memilihnya.

Nah, buat kalian yang belum pernah staycation dengan teman-teman komunitas, boleh lho dicoba tips saya di atas! Dengan Villa Traveloka, dijamin deh, liburan kita menjadi hemat.

menikmati suasana hotel adalah bagian dari staycation

Tenun lkat dan Seragam Baru BCA

seragam baru bca dari tenun ikat

Sewaktu kecil dan tinggal di kampung, saya pernah bermain ke rumah tetangga yang mempunyai alat tenun. Waktu itu, saya belum mengerti apa itu tenun. Yang saya ingat, si mbah-mbah di rumah tersebut, setiap harinya duduk berselonjor dan memainkan alat yang berbunyi ‘coklak-coklak’. Beliau duduk sembari tangannya memasukan pintalan benang ke dalam alat tersebut. Barulah ketika dewasa saya tau alat tersebut bernama ATBM alias alat tenun bukan mesin.

Untuk menghasilkan selembar kain tenun ikat butuh proses yang cukup panjang. Mulai dari pemintalan benang, ngeteng plangkan, nali, proses penataan motif hingga penenunan.

Zaman sekarang, kain tenun lagi ngehits. Coba deh, liat di feed instagram. Pasti banyak banget yang berswafoto dengan lembaran kain tenun. Saya sih sering banget liat, anak-anak muda traveling dan berswafoto menggunakan tenun berlatar pegunungan, pantai maupun tempat-tempat wisata yang instagramable.

Dengan alasan itulah, BCA selaku salah satu bank terkemuka di lndonesia, juga ikut mengaplikasikan kain tenun ikat yang sedang hits ke dalam seragam baru karyawannya. Desain dan warnanya sangat elegan dan tidak meninggalkan ciri khas brand corporate. Seragam baru BCA tersebut dibuat oleh desainer kondang Mas Didiet Maulana.

Dalam peluncuran seragam baru BCA beberapa waktu lalu, Mas Didiet Maulana selaku desainer, menunjukan beragam cara dan ciri khas pembuatan kain tenun ikat dari masing-masing provinsi di lndonesia. Saya baru tau lho, kalau 29 provinsi di lndonesia, masing-masing  memiliki ciri khas kain tenun sendiri. Kaya banget deh, lndonesia.

BCA juga nggak tanggung-tanggung dalam upaya pembuatan seragam barunya. Untuk bisa membuat seragam tersebut, BCA harus menunggu selama 2 tahun. Wajar sih, kain tenun yang dipakai merupakan kain asli yang dibuat langsung oleh para perajin. Bukan kain pabrikan bermotif tenun ikat. Sebanyak 2.000 perajin dari daerah Troso, Jepara dikaryakan langsung oleh Mas Didiet. Hasilnya? Kain tenun ikat sepanjang 45.000 meter berhasil diselesaikan dengan baik. Ini untuk memenuhi. Salut, deh.

Kain tenun ikat yang diproduksi langsung oleh para perajin menunjukkan bahwa: setiap detil motif yang diciptakan memiliki makna filosofi sendiri-sendiri. Ada cerita panjang di balik setiap lembar kain. Proses pembuatannya pun tidak bisa dibilang mudah. Butuh ketelitian serta kesabaran. Wajar dong ya, kalau harga kain tenun ikat terbilang mahal. Harga yang pantas untuk setiap penciptaan karya seni yang didasari kecintaan penciptanya.

Dukungan BCA untuk para perajin tenun ikat

peluncuran seragam baru bca

Tenun ikat sebagai salah satu warisan wastra nusantara memang harus dilestarikan. Bentuknya yang cantik, sangatlah khas dan mempesona. Selain mengaplikasikan tenun ikat sebagai brand corporate, BCA juga ingin menjadi pelopor dalam penggunaan wastra nusantara sebagai seragam korporasi.

Dengan demikian kebutuhan massal terhadap penggunaan tenun ikat maupun wastra nusantara lainnya bisa meningkat. Dengan meningkatnya permintaan pasar, maka meningkat pula taraf kesejahteraan hidup  para perajin. Secara tidak langsung, ini  akan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang dicanangkan pemerintah..

Kini saatnya anak muda tidak malu lagi menggunakan wastra nusantara sebagai identitas bangsa. Bangga dong, ikut melestarikan warisan wastra nusantara.

5 Hal yang Kamu Dapat dari Narkoba

milenial bebas narkoba

Indonesia darurat narkoba? Hmm, agak ngeri sih ya kalau kita mendengar kata tentang narkoba. Bukan apa? Menurut data BNN sepanjang tahun 2017, ada lebih dari 46.000 kasus narkoba. 27 persen disumbang oleh mahasiswa dan pelajar. Angka-angka statistik tersebut menunjukkan kalau kasus narkoba sudah sangat darurat. Korbannya bisa siapa saja, tidak peduli anak-anak, pelajar, mahasiswa maupun orang dewasa.

Lantas, sebagai generasi milenial, apakah tindakan kita hanya cukup dengan menghujat para pelaku, pemakai dan korban narkoba? Rasanya, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membantu memerangi narkoba. Tidak hanya dengan membatasi pergaulan dan lingkungan yang ‘kurang sehat’ tapi juga harus memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang narkoba. Supaya apa? Supaya kita tidak ikut terjerumus.

Perlu dicatat, memiliki pengetahuan tentang narkoba bukan berarti untuk ditiru, tapi sebagai bekal untuk menjaga diri dan keluarga kita dari dampak bahaya narkoba. Sebab, bagaimana kita bisa menghindar kalau bentuknya saja kita tidak tahu. Informasi mengenai bentuk dan cara pemakaian narkoba bisa dilihat di sini.

Narkoba adalah obat dan zat kimia yang berbahaya serta banyak jenisnya, ada yang berbentuk padat, cair, dan ada pula yang berbentuk bubuk atau powder. Cara menggunakannya pun bermacam-macam, ada yang dihirup melalui hidung, disuntikkan melalui pembuluh darah. Cara ini disebut intravena. Lalu, ada yang ditelan melalui mulut. So, kalau sudah tau bentuk dan cara pemakaianya, sebaiknya hindari kalau ada teman yang menawarkan obat-obatan tersebut.

5 Hal yang kamu dapat dari narkoba

5 fakta berikut ini, bisa kalian dapat dengan mudah jika kamu menjadi bagian dari pemakai narkoba:

  1. Penyakit menular

Fakta paling mudah yang akan kalian dapat dari menggunakan narkoba adalah tertularnya penyakit berbahaya akibat penyalahgunaan narkoba. Penyakit menular seksual (PMS) seperti:  HIV, Aids dan masih banyak lagi akan selalu mengintai kamu.

  1. Rusaknya hubungan pertemanan

Kerugian lain yang bakal kamu dapat saat menggunakan narkoba adalah rusaknya pertemanan. Siapa pun teman kalian, pasti nggak bakal mau menjalin persahabatan dengan pemakai narkoba. Mereka bakalan menjauh dari kehidupan kamu.

  1. Kerugian materi

Saat kamu memakai narkoba, selain rusaknya hubungan pertemanan, kamu bakalan kehilangan banyak materi. Uang kamu bakalan habis untuk membeli narkoba. Narkoba adalah candu yang akan menghabiskan harta kamu.

  1. Jauh dari jodoh

Beberapa propinsi di lndonesia, sudah menerapkan peraturan untuk melampirkan surat bebas narkoba dari BNN ketika akan melangsungkan pernikahan. So, jika kamu nggak ingin jauh dari jodoh, jauhi narkoba.

  1. Masa depan suram

Ingat ya, begitu kamu menjadi seorang pemakai apalagi dengan sengaja mengedarkan, kamu bisa dijebloskan ke dalam penjara. Tentu ini akan menjadi siksaan lahir dan batin. Belum lagi hukuman mati yang bisa setiap saat mengintai kamu.

Lima fakta di atas menunjukkan betapa narkoba adalah musuh bersama yang harus kita perangi. Masih mau pakai narkoba? Waduh, jauh-jauh, deh.

Peran milenial dan BNN dalam memerangi narkoba

Karena kondisi itulah, Badan Narkotika Nasional (BNN) gencar melakukan kampanye dengan mengajak  para milenial dan penggiat sosmed bergabung. Pada workshop yang diselenggarakan pada tanggal 5 Juli 2018 kemarin, BNN menghimbau, para milenial sebagai warganet yang aktif, bisa membantu menjadi volunteer untuk mencegah dan mengurangi peredaran narkoba.

Warganet bisa berpartisipasi dalam bentuk kampanye melalui social media, maupun mengikuti kegiatan offline yang diadakan oleh BNN. Jika kalian suka menulis, kalian juga bisa mengirimkan konten yang berupa tulisan ke www.stopnarkoba.com atau www.cegahnarkoba.bnn.go.id

Kini, saatnya BNN, pemerintah, milenial, warganet serta lapisan masyarakat bergandeng tangan dan bahu membahu dalam memberantas narkoba.

Aturan Memakai Jam Tangan Pria

saatnya pria tampil keren dengan jam tangan (sumber: pexels.com)

Tampil keren saat momen-momen istimewa, sangat penting, terutama ketika silaturahim lebaran. Bagi saya, tampil keren tidak harus berlebihan. Aksesoris utama bagi pria adalah jam tangan. Benda ini sama sekali tidak boleh ketinggalan ketika ingin tampil lebih trendi.

Saya sangat menyukai jam tangan yang tidak banyak pernik. Desain dan bahan dari jam tangan ini juga saya pilih yang bisa dipakai dalam segala situasi, baik formal maupun kasual. Saat memerlukan jam tangan pria, saya mencari info jam tangan terbaru di www.thewatch.co Selain untuk pria, jam tangan wanita juga tersedia.

Memakai jam tangan yang benar. Namun, memakai jam tangan dengan model yang sesuai dengan pribadi kita, akan memberikan kesan penampilan yang semakin prima. Bagaimana pun, penampilan menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

Pastikan untuk selalu ingat: First impressions are lasting, give special thought to your dress, your grooming, and accessories. – Brian Tracy. Sebab, orang lain melihat kita pertama kali dari penampilan atau sesuatu yang kita kenakan. Bukan dari isi kepala, karena kepandaian kita tidak pernah terlihat dari luar.  Penampilanlah yang akan menjadi first impression.

Para pria, ketahuilah bahwa wanita senang melihat pria yang memakai jam tangan. Sebab, jam tangan akan memberikan kesan pria semakin keren, maskulin, dan berwibawa. Sebagai referensi dan agar tidak bingung memilih jam tangan pria, saya sering melihat-lihat laman https://www.thewatch.co. Laman ini selalu jadi andalan setiap kali saya mencari dan memilih jam tangan. Di laman ini tersedia berbagai pilihan merek dan jenis jam tangan. Selain jam tangan pria, di https://www.thewatch.co juga banyak pilihan jam tangan untuk wanita, lho.

Sebenarnya tidak ada aturan baku dalam memilih dan memakai jam tangan pria. Namun, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan dalam memilih jam tangan, yaitu:

  1. Ukurannya. Semakin besar lingkaran jam tangan, semakin kasual kesan yang ditampilkan. Selain itu, perlu dipertimbangkan ukuran jam tangan dengan ukuran tubuh. Bagi pria dengan postur tubuh gemuk dan berisi, hindari menggunakan jam tangan dengan ukuran kecil. Ini untuk menghindari jam tangan terkesan kontras dan ‘tertelan’ ukuran badan. Begitu juga sebaliknya, bagi pria dengan badan kurus, hindari menggunakan jam tangan berukuran besar dan tebal, supaya tidak terkesan kontras dengan ukuran badan.

    sesuaikan ukuran jam tangan dengan ukuran tubuh supaya tidak terkesan kontras (sumber: pexels.com)
  2. Warna dan jenis tali jam. Jam tangan berwarna keemasan dengan tali berwarna cokelat, cocok digunakan untuk siang hari. Sementara, jam tangan dengan warna dan atau model yang klasik, sangat cocok dipakai saat malam hari.

    jam tangan dengan tali kanvas atau kulit ini bisa dipakai untuk acara formal maupun kasual (sumber: pexels.com)
  3. Bahan tali jam. Tali jam tangan yang berbahan dasar plastic atau rubber lebih cocok dipakai untuk aktivitas outdoor, seperti olahraga, naik gunung, atau aktivitas berat lainnya. Sementara, tali jam tangan berbahan dasar leather atau kanvas lebih cocok untuk kegiatan indoor. Alasan sederhananya adalah, tali jam berbahan dasar plastic atau rubber lebih tahan cuaca seperti hujan dan panas. Hal ini tidak berlaku untuk tali jam berbahan dasar leather atau kanvas. Gunakan jam tangan berbahan dasar leather atau kanvas untuk untuk tampil kasual. Sementara, jika ingin tampil formal, gunakan jam tangan dengan bahan stainless steel.
jam tangan berbahan dasar logam atau stainless steel memberikan kesan formal pada setiap acara (sumber: pexels.com)

Saya pribadi sih, selalu menghindari memakai jam tangan dengan tali logam berwarna keemasan. Selain itu, saya lebih menyukai tali jam yang terbuat dari kulit atau leather serta kanvas dan rubber ketimbang logam. Sebab, bagi saya, tali jam dari logam akan memberikan kesan usia lebih tua pada pemakainya. Hal ini murni pendapat pribadi yang bisa berbeda dengan pendapat orang lain.

  1. Tangan kiri atau kanan? Sebenarnya, memakai jam di tangan kiri atau kanan, tergantung keinginan pribadi masing-masing. Namun, sebaiknya hindari menggunakan jam pada tangan yang lebih dominan untuk beraktivitas, agar tidak mengganggu.
  1. Hindari terlalu ramai. Ketika sudah mengenakan jam tangan, hindari mengenakan aksesoris lain seperti gelang. Terlebih pada saat menghadiri acara formal. Sebab, penampilan akan terlihat terlalu santai dan terkesan berantakan.

Nah, sudah tahu kan, aturan tidak tertulis tentang pemakaian jam tangan? Di momen-momen istimewa seperti lebaran atau halal bihalal, ada baiknya kita tampil lebih keren dengan memakai  jam tangan terbaru.

Semangat PLN Berbagi Kepedulian

pln berbagi kepedulian dengan 3000 lebih anak yatim dan dhuafa

Bulan Ramadan baru saja berlalu, bulan yang penuh berkah ini, selalu membuat banyak orang merindukannya untuk bertemu kembali. Di bulan Ramadan, orang-orang berlomba-lomba beribadah dan berbuat baik. Ya, siapa sih yang enggak mau pahalanya dilipatgandakan? Ibarat menanam padi, kita menaburkan satu benih, begitu panen langsung jumlahnya berlipat.

Saya selalu suka dengan suasana Ramadan, semangat beribadah dan berbagi kepada sesama begitu kuat. Meskipun sebenarnya diluar Ramadan semangat tersebut, haruslah tetap dipelihara. Selain berbagi dengan sesama, banyak kalangan yang mengadakan acara berbuka bersama. Mulai dari perkantoran, komunitas, mahasiswa hingga instansi. PLN salah satunya.

Tahun ini, Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengadakan acara buka bersama dan santunan kepada ribuan anak yatim dan dhuafa. Tercatat lebih dari 3.000 anak yatim dan dhuafa yang diundang di acara tersebut. Itu untuk area Jabodetabek dan Banten saja. Belum lagi di daerah-daerah yang juga serentak mengadakan acara yang sama. Totalnya sekitar 17.000 anak yatim dan dhuafa. Total bantuan yang diberikan PLN kepada anak yatim dan dhuafa sebesar 2,98 Milyar. Wow, luar biasa sekali semangat PLN dalam berbagi. Acara buka bersama yang bertajuk #PLN Berbagi Kebahagiaan ini, juga serentak dilakukan di tiap-tiap unit PLN selama bulan Ramadan.

tanda cinta pln kepada anak yatim dan dhuafa
Ditengah berlangsungnya acara buka bersama, Pak Dirut PLN Sofyan Basir menyempatkan diri untuk berbicang dengan salah satu peserta #PLNBerbagiKebahagiaan

Acara yang diadakan pada tanggal 6 Juni 2018, di Assembly Hall JCC ini berlangsung sangat meriah. Nggak cuma buka bersama, tapi juga banyak hiburan dan hadiah menarik buat adik-adik yang bisa menjawab kuis. Para superhero dan ikon PLN dengan kostum keren, juga ikutan menghibur seluruh undangan yang hadir.

Dalam acara tersebut, Pak Sofyan Basir, selaku Dirut PLN  menyempatkan diri berbincang dengan anak yatim dan dhuafa. Beliau juga menitipkan pesan melalui Video Conferrence dengan unit-unit PLN di Padang, Semarang, dan Balikpapan, agar PLN selalu menumbuhkan rasa kepedulian dengan sesama.

Saya ikut senang bisa hadir di acara tersebut. Biasanya kalau ikut acara buka bersama di sebuah mall atau restoran, pasti akan repot dengan antrian sholat magrib. Belum lagi kapasitas musola yang terbatas. Nah, acara buka bersama PLN ini rapi banget. Seluruh peserta bisa sholat magrib berjamaah. Kebayang dong ya, mengatur ribuan peserta supaya rapi untuk sholat berjamaah. Pengadaan puluhan kran air wudhu darurat, juga sudah diantisipasi oleh PLN. Salut!

Selain sholat berjamaah, pengaturan pembagian makanan takjil dan bingkisan juga rapi. Adik-adik yang hadir tinggal duduk di tempat masing-masing, kemudian para koordinator diminta untuk mengambil jatah. Tidak perlu antri, ribut dan berdesak-desakan seperti pada umumnya pembagian donasi atau sembako.

Selama acara berlangsung, MC kondang Mas Indra Herlambang dan Mbak Venita Ari juga nggak bikin bosan. Banyak ulah jenaka dan guyonan yang dilontarkan. Selain itu juga ada hiburan dan tausiah dari mantan vokalis band Nineball, Ustaz Rae Shareza. Ustaz Rae selain memberikan tausiah, juga sempat membawakan beberapa lagu religi.

Venita Ari & Indra Herlambang asik memandu acara

Acara buka bersama PLN ini juga dihadiri perwakilan dari kementrian BUMN dan ESDM. Pesan terakhir dari Pak Syofan Basir adalah: “Bagi PLN, anak-anak lndonesia adalah energi optimisme bagi masa depan yang akan meneruskan tongkat estafet dari generasi sebelumnya, untuk itu mereka layak diberikan apresiasi meskipun jumlahnya tidak besar, semoga sedikit kepedulian PLN ini bisa membantu beban mereka.” Wah, pasti semua setuju dengan Pak Dirut PLN yang sangat humble ini. Semoga, acara baik di bulan baik ini, selalu terus dilakukan PLN di tahun-tahun selanjutnya. Amin.

merchandise pln, seru-seru dan lucu-lucu ya

Cek KLIK dulu Sebelum Membeli

Setiap tahun, menjelang hari Lebaran seperti sekarang, keluarga saya sering banget menerima kiriman parsel. Bentuknya sih, macam-macam, tapi yang paling banyak biasanya kue-kue kaleng dan berbagai jenis sirup. Biasanya kue-kue tersebut numpuk tak tersentuh hingga akhir libur Lebaran. Kebiasaan buruknya, kita jarang banget lihat tabel tanggal kedaluarwarsa yang tercantum pada kaleng. Padahal ini sangat penting.

konsumen cerdas ingat cekklik

Beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti diskusi dengan BPOM yang diadakan di sebuah mall di Jakarta Selatan. Ibu Dr. Ir. Penny K. Lukito, selaku Kepala Badan POM, menjelaskan, sebagai konsumen hendaknya kita harus cerdas, dan berhati-hati dengan bahan pangan yang akan kita konsumsi. Sebagai panduan, BPOM menganjurkan kita untuk selalu melakukan Cek KLIK sebelum membeli bahan pangan.

Cek KLIK ini adalah panduan ringan yang mudah kita terapkan. 4 hal yang harus kita lakukan dalam memilih dan memilah bahan pangan, yaitu: Cek Kemasan, Cek Label , Cek Izin Edar dan Cek Tanggal Kedaluwarsa.  

ibu penny k. lukito dalam diskusi pangan aman lebaran

Cek Kemasan: pastikan ya, kemasan selalu dalam kondisi sempurna. Kalau kemasannya kaleng, jangan sampai penyok, menggelembung, terbuka tutupnya ataupun rusak. Jangan sampai makanan yang kita konsumsi justru menggangu kesehatan.

Cek Label: pada label makanan, minimal ada 6 faktor yang harus dicantumkan, diantaranya: Nomor izin edar, komposisi, nama produk, jenis, kode produksi dan tanggal kedaluwarsa. Pastikan selalu baca label makanan yang akan kita beli. Memang agak repot sih, tapi ini kan demi kesehatan kita juga. Jangan sampai karena tergiur harga murah, jadi bermasalah di kemudian hari, ngeri kan?

Cek Izin Edar: nah ini nggak kalah pentingnya, pastikan selalu bahan pangan yang akan kita beli memiliki izin edar dari BPOM. Bahan pangan yang memiliki izin edar biasanya mencantumkan nomor registrasi dari BPOM. Kalau masih ragu, gampang, unduh aja cek bahan pangen resmi dari BPOM. Udah ada lho di playstore. Biar lebih gampang klik disini.

Cek Tanggal Kedaluwarsa: ini juga nggak kalah pentingnya. Pastikan selalu cek tanggal kedaluwarsa. Mengonsumsi bahan pangan yang sudah lewat tanggal kedaluwarsanya beresiko tinggi. Selain kualitas makanan sudah berkurang atau hilang, bisa jadi bahan pangan mengalami perubahan komposisi kimia tertentu yang berbahaya. Better sih, dibuang aja, jangan dimakan.

Oh ya, sebagai konsumen kita juga bisa menjadi pengawas lho. Istilahnya pengawasan semesta atau pengawasan 360, menyeluruh,  tidak hanya BPOM tapi juga produsen dan konsumen. Untuk pengawasan ini, BPOM juga sudah bekerjasama dengan Pramuka dengan meluncurkan aplikasi Pramuka Sapa. Bisa diunduh melalui playstore juga.

Terus, bagaimana kalau kita menemukan bahan pangan yang kita beli tidak lolos Cek KLIK? Gampang, lapor aja ke BPOM Rl melalui nomor 1500533 dan call center produsen. Nomor call center produsen biasanya bisa dilihat di kemasan. Kalau kita menerima bahan pangan yang akan atau expired, kita berhak lho mendapat penggantian produk yang sama.

Selain Cek KLIK, dalam rangka pangan aman Lebaran, BPOM juga bekerjasama dengan APRINDO-Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia dan GAPMI-Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia. Sebagai asosiasi pelaku usaha, GAPMI dan APRINDO ini juga harus menjamin dan memastikan keamanan produk pangan yang didistrisbusikan, bisa di terima dengan baik dan benar hingga ke tangan konsumen.

diskusi pangan aman lebaran

Tak lupa, sebagai konsumen muslim dengan jumlah mayoritas di lndonesia, BPOM juga memberikan pengamanan bahan pangan dengan tanda khusus untuk produk non halal. Misalnya: produk yang mengandung unsur babi, dengan gambar babi berwarna merah bertuliskan MENGANDUNG BABI.

Diakhir acara, BPOM juga mengundang ustaz untuk memberikan edukasi jenis pangan yang halal dan baik, sebagai konsumen muslim terbesar di lndonesia, hendaknya kita selalu memperhatikan jenis pangan, kuantitas dan kehalalan sumbernya. Ingat ya, sehat diawali dari kehati-hatian dan ketelitian memilih bahan pangan. Jangan lupa, Cek KLIK dulu sebelum membeli.

PLN, Bersinergi Terangi Negeri

Sering banget nggak sik merasa kesal saat listrik byar pet sewaktu di rumah, atau habis isi ulang token tapi kok cepat banget habisnya? Mungkin banyak banget yang bakal kita keluhkan ketika kondisi listrik tidak sesuai dengan harapan kita. Belum lagi saat berkendara di jalan raya, yang sering banget tersendat karena banyaknya galian listrik yang tidak diratakan  kembali. Apa saja sik yang dikerjakan PLN selama ini?

Bicara soal listrik, mungkin nggak banyak yang tahu kalau kondisi kelistrikan nasional kita mengalamai pencapaian yang luar biasa. Sekedar info sih, dari tahun 2015 sampai dengan 2017 kondisi kelistrikan nasional: Tidak ada lagi defisit listrik. Cadangan listrik sudah lebih dari 30% kecuali di Lampung, Batam dan Sumatera Bagian Selatan. Defisit listrik terjadi ketika daya mampu kurang dari beban puncak, namun saat ini pasokan listrik telah terpenuhi. Selain itu banyak capaian-capaian lain yang patut diacungi jempol.

Misal nih ya, kalian tahu LTSHE alias Lampu Tenaga Surya Hemat Energi? Pada tahun 2017 PLN mendistribusikan LTSHE ke daerah-daerah terpencil atau daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal). LTSHE ini cukup untuk menyalakan 3 lampu dan mencharge handphone. Selain menerangi daerah-daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal, saat ini PLN bekerja menerangi Nusantara melalui berbagai program strategis, di antaranya Program 35.000 MW

Hingga Bulan April 2018, PLN telah melistriki 76.152 desa, atau lebih dari 6.000 desa sejak tahun 2015. Desa-desa yang telah dialiri listrik memiliki karakteristik berupa akses yang sulit dan juga biaya yang tidak murah.

Memang sih ya, kita sering banget ngeluh kalau listrik cuma sejam-dua jam. Tapi jarang banget ingat kalau listrik nyala hingga berbulan-bulan. Padahal membuat kondisi listrik stabil selama berbulan-bulan itu enggak gampang, tantangannya banyak. Sering kan banyak komentar negatif di dunia maya. Apalagi yang sering membandingkan dengan negara lain seperti: Eropa, Singapura dan lain-lain. Padahal demografi wilayah lndonesia itu jauh berbeda, belum lagi sumber daya alam yang sesuai dengan konten lokal. Tidak semua bisa disamaratakan

Hingga saat ini sumber daya alam yang paling efisien mendukung kondisi kelistrikan nasional adalah batubara. Seandainya ada sumber daya lain yang paling efisien adalah tenaga nuklir, namun, karena adanya informasi yang keliru, sumber pembangkit listrik tenaga nuklir ini seringkali ditolak masyarakat. Padahal, tenaga nuklir jika digunakan dengan benar, akan banyak menghemat pasokan energi listrik. Masyarakat membutuhkan edukasi yang lebih mengenai listrik tenaga nuklir ini.

Kendala lain yang menyebabkan listrik kita byar pet di beberapa daerah tertentu bukan karena PLN kekurangan daya, tetapi karena adanya perbaikan instalasi serta kurang meratanya pembangunan infrastruktur nasional. Listrik di daerah timur lndonesia misalnya, distribusi batubara yang sulit membuat PLN harus mengupayakan energi alternatif yang lebih efisien sesuai konten lokal. Targetnya, dalam waktu 1,5 tahun ini Papua akan terterangi.

Selain itu, PLN juga gencar mengupayakan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang berasal dari panas bumi, air, angin, biogas dan lain sebagainya. Sumber energi terbarukan ini akan disesuaikan dengan kondisi alam Indonesia sebagai supliernya. Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) misalnya, sebarannya sudah mencakup dari wilayah barat sampai wilayah timur lndonesia.

Kontribusi ke Pemerintah

Tantangan lain buat PLN adalah: harga listrik tidak boleh naik, tapi biaya produksi meningkat, dan PLN sebagai salah satu BMUN, juga harus tetap untung supaya tidak membebani APBN. Dari sisi keuangan, PLN juga harus tetap sehat. Outputnya: tambahan pinjaman cukup rendah dibandingkan dengan tambahan investasi. Wiiih, ini sih harus tetap mutar otak.

Dilihat dari data selama tiga tahun terakhir 2015-2017, PLN berhasil memberikan kontribusi fiskal kepada negara sebesar Rp. 239,5 triliun, yang terdiri dari peningkatan pajak dan deviden sebesar Rp. 96 triliun dan penghematan subsidi sebesar Rp. 143,5 triliun. Keren ya!

Peran dan Kontribusi Konsumen

Capaian-capaian tersebut tidak mungkin bisa berhasil, bila kita sendiri sebagai konsumen enggan memberikan kontribusi juga. Minimal melalui penghematan pemakaian tenaga listrik sehingga konsumsi listrik semakin efisien. Butuh kejelian untuk melakukan penghematan seperti: mencabut stop kontak yang tidak terpakai mulai dari lampu pijar, lampu neon, unit AC dan lain-lain. Penghematan kecil ini bisa memberikan dampak multiplier effect, bila seluruh keluarga di Indonesia melakukannya secara serentak.

By the way, selain melalui penghematan, kita juga bisa lho melaporkan kondisi perbaikan instalasi listrik yang tidak sempurna. Misalnya: jalanan yang tidak lagi rata setelah adanya galian kabel listrik. Nantinya PLN akan menindak kontraktor yang nakal tersebut.

Zaman now, sebagai konsumen kita semakin dipermudah dengan adanya layanan PLN Mobile. Dengan aplikasi ini, kita bisa dengan mudah untuk tambah daya, pengaduan gangguan, melihat histori pembelian token dan lain sebagainya. Customer service berbasis mobile atau smartphone ini langsung terintegrasi dengan sistem pelayanan terpadu, jadi, pelanggan akan semakin mudah dan cepat mendapatkan layanan informasi.

Ke depan, kita semua berharap PLN semakin memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa lndonesia, melalui pengembangan industri Energi Baru Terbarukan (EBT), sehingga listrik byar pet semakin mudah teratasi.

Info PLN

Twitter @pln_info untuk pengaduan dan layanan pelanggan @pln_123

Instagram @pln_id @listrik_kita

*sumber data PLN