Murubing esthi ambuka jagad

Category archive

review

Mengenal Wakaf Tunai Berkala

in review by
Penandatanganan kerjasama pengelolaan dana wakaf antara Sun Life Financial Syariah dengan Dompet Dhuafa

Setiap hari Selasa dan Jumat, di kantor tempat saya bekerja, selalu diadakan pengajian rutin. Buat saya pengajian rutin seperti ini semacam vitamin jiwa yang membuat hidup lebih seimbang. Karena pada hakikatnya bekerja adalah bagian dari ibadah. Beberapa waktu lalu di pengajian kantor sempat membahas mengenai aspek perencanaan financial secara islami. Sebagai seorang muslim, kita diwajibkan untuk selalu terus belajar. Termasuk dalam hal ini merencanakan keuangan.

Satu hal yang saya ingat dalam kajian tersebut adalah mempelajari apa itu rezeki. Dalam pandangan orang awam, makna rezeki selalu dikaitkan dengan uang maupun materi. Tidak salah memang, uang dan materi adalah bagian rezeki yang terlihat. Sedangkan rezeki yang tidak terlihat meliputi kesehatan, teman baik, rasa aman dan semua hal yang bisa kita nikmati.

Sedangkan yang menjadi milik kita sesungguhnya hanya 3: apa yang kita makan, apa yang kita pakai dan apa yang kita sedekahkan.

Dalam pengelolaan perencanaan keuangan secara islami, ada aspek yang harus kita perhatikan setelah kita tiada. Diantaranya adalah mengeluarkan zakat yang merupakan hak Allah, membayar hak dan kewajiban kita terhadap orang lain yang berupa hutang, membayar hak dan kewajiban kita di dunia maupun di akhirat.

Setelah memenuhi kewajiban investasi untuk keluarga yang meliputi pasangan, anak dan orang tua atau siapa pun yang hidupnya bergantung kepada kita, ada baiknya di akhir perencanaan keuangan, dilengkapi dengan perencanaan wakaf. Mengapa perlu merencanakan wakaf?

Saya teringat, ustaz menyebutkan tiga hal yang akan menemani kita setelah tiada kelak yaitu: doa dari anak yang soleh dan solehah, ilmu yang bermanfaat dan amal jariyah. Dalam hal ini, wakaf termasuk bagian dari amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir, setelah kita tiada. Ibarat berinvestasi, kita hanya ‘menanamkan modal’ berupa wakaf dan pahalanya tidak akan pernah putus.

Dalam pandangan awam saya selama ini, saya menganggap bahwa yang namanya wakaf itu harus dalam bentuk lahan, tanah pemakaman atau bangunan seperti masjid, pesantren, rumah sakit yang kalau dipikir-pikir nominal dananya relative besar. Kalau begini, sampai kapan kita akan bisa menunaikan wakaf? Dan ternyata, pandangan saya yang sempit itu keliru. Objek wakaf tidak harus dalam bentuk tanah atau bangunan, tapi bisa dalam bentuk uang. Itu pun tidak harus dalam jumlah banyak.

Orang yang ingin menunaikan wakaf juga tidak harus beragama lslam, agama apa pun boleh, lho. Karena ini adalah hal yang baik. Siapa pun yang memiliki rasa peduli, tentunya ingin berwakaf.

Satu contoh gampangnya adalah jika kita menyumbang pembangunan masjid atau rumah sakit dengan cara ikut membeli semen, pasir atau pun keramik, itu sudah termasuk wakaf yang insha Allah pahalanya akan terus mengalir. Ikut membangun fasilitas umum di daerah terpencil seperti fasilitas mck, rumah sakit atau pun bangunan yang memiliki manfaaat bagi umat juga bagian dari wakaf.

Dari mana alokasi investasi untuk wakaf? Nah, di sinilah kita harus cerdas, supaya tidak mengganggu jalannya kewajiban yang lain, pos wakaf bisa diambil dari pos investasi. Perencanaan dananya pun harus disesuaikan dengan pendapatan masing-masing. Jika kita alokasi investasi wakaf kita sebesar Rp. 500.000 ya jangan merencanakan wakaf yang dananya melebihi Rp. 500.000 setiap bulan.

Konsep wakaf tunai berkala semacam tersebut, bisa kita lakukan secara rutin setelah menerima gaji. Jika alokasi dananya belum mencukupi, cukup diturunkan standar wakafnya. Selain itu, amal yang akan menemani kita nanti tidak semata-mata wakaf. Masih ada doa-doa dari anak-anak yang soleh, ilmu yang memiliki manfaat bagi banyak orang dan sedekah-sedekah lainnya.

Memilih Instrumen Wakaf yang Bisa Mengakomodir Kebutuhan Perencanaan Keuangan

Sharing mengenai edukasi wakaf tunai berkala dengan para blogger

Setelah memiliki pos perencanaan wakaf tunai berkala, kini saatnya memilih instrument wakaf yang tepat dan terpercaya. Beberapa produk keuangan memang memiliki produk hybrid yang menggabungkan antara proteksi dan investasi. Produk hybrid ini sering kita kenal dengan unitlink, Namun produk yang menggabungkan antara proteksi dengan wakaf tunai berkala belumlah banyak (atau mungkin baru satu dua).

Satu-satunya yang saya ketahui adalah produk Asuransi Brilliance Hasanah Maxima (ABHM) dari Sun Life Financial Syariah. Dengan hadirnya produk ini, nasabah tidak perlu repot-repot untuk melakukan wakaf tunai berkala setiap bulannya.

Beberapa kelebihan dari wakaf tunai yang dimiliki Sun Life Financial Syariah ini diantaranya: tanpa potongan, pasti aman dengan tenaga pemasar tersertifkasi, serta aman dalam penyalurannya karena Sun Life Financial Syariah bekerjasama dengan Dompet Dhuafa. Reputasi Dompet Dhuafa dalam penyaluran dana wakaf tidak perlu diragukan lagi. Selain Dompet Dhuafa masih ada pengelola asset wakaf seperti: Rumah Wakaf, Daarut Tauhid (DT), Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan 174 lembaga sejenis yang telah terdaftar.

Dana wakaf dari nasabah ini nantinya akan disalurkan oleh nazhir (pengelola asset wakaf) ke berbagai sektor sosial yang membutuhkan seperti: kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi. Di antaranya yang sudah berjalan adalah pembangunan rumah sakit di Lampung Timur. Daerah Lampung Timur dipilih Dompet Dhuafa dan Sun Life Financial Syariah karena mutu kesehatan di propinsi ini paling rendah di Lampung.

Ide Sun Life Financial Syariah dalam memberikan fitur wakaf bagi pemegang polis syariah ini mendapat dukungan dari Dewan Syariah Nasional (DSN)-MUI.

Jadi, ingat ya! Berwakaf tidak harus menunggu punya tanah atau bangunan. Dengan membeli Asuransi Brilliance Hasanah Maxima (ABHM) dari Sun Life Financial Syariah, selain mendapatkan proteksi, kita pun bisa mendapatkan manfaat wakaf pasti kini nanti. Karena, orang yang berbahagia adalah orang yang sudah berhenti napasnya, namun pahalanya tetap mengalir.

Sara & Fe, Stadhuis Schandaal, Roman Tragis Berlatar Sejarah

in review by

Saya selalu menyukai hal-hal yang berbau sejarah, buat saya sejarah mempunyai kekuatan untuk mengajak kita kembali menjelajahi masa lalu. Seperti film “Sara & Fe, Stadhuis Schandaal” film yang bergenre drama thriller dengan latar sejarah ini sangat menarik. Bercerita tentang kisah romansa klasik sekitar abad 17-an atau zaman-zaman VOC menjajah nusantara.

Meskipun menyelipkan kisah romansa klasik, namun ini bukan film sejarah. Konsepnya tetap kekinian, Fei sang pemeran utama film ini adalah seorang mahasiswi jurusan Ilmu Budaya UI. Dia sangat tertarik dengan tugas kampus untuk meneliti The Old Batavia.

Penggunaan judul dalam bahasa Belanda bukan tanpa alasan, ini memang disengaja supaya dari awal penonton tau kalau film ini memang berlatar zaman Belanda. Sewaktu Fei meneliti sebuah ruangan di Museum Fatahillah atau yang dalam bahasa belanda Stadhuis, tiba-tiba dia dikejutkan dengan kehadiran noni-noni cantik dengan gaun eropa abad pertengahan yang bernama Sarah. Eh, tapi bukan film horror lho, gadis cantik dari ‘masa lalu’ itu ternyata leluhur Fei. Dia hadir untuk mengajak Fe melihat kisah leluhurnya di masa lalu yang pernah menjadi bagian dari sejarah Batavia. Fei dan Sarah kemudian masuk ke lorong waktu abad 17. Kenapa harus Fei? Penasaran kan, kisahnya?

Konfliknya tidak hanya seputar kisah klasik leluhur Fei, namun juga ada kisah cinta segitiga antara Fei, Chiko dan Danny. Chiko adalah mantan pacar Fei dengan latar masa lalu yang suram. Sementara Danny adalah partner bisnis ayah Fei yang ia temui di Shanghai. Konflik pun semakin rumit karena Chiko terlibat cyber crime dan pemerasan.

Film Sara & Fe, Stadhuis Schandaal ini mengambil setting di tiga tempat; Shanghai, Museum Fatahillah Jakarta dan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah.

Dua kekuatan yang menjadi andalan film ini adalah kehadiran sang sutradara Adi Surya Abdy dan kehadiran pemain-pemain muda yang fresh. Mas Adi ini dulunya adalah sutradara senior yang sudah belasan tahun berkarya di era 80-90-an. Buat kalian yang besar di tahun-tahun tersebut pasti nggak asing dengan film “Bangku Kosong”, “Perjanjian Terlarang”, “Macan Kampus”, “Ketika Cinta Telah Berlalu”, “Roman Picisan”. Setelah sekian tahun vakum dari dunia sinetron, Mas Adi kini kembali ke layar lebar dengan film barunya “Sara & Fe, Stadhuis Schandaal”.

Sementara pemain-pemain baru seperti: Amanda Rigby dan Tara Adia dipercaya Mas Adi untuk menjadi pemeran utama. Wajah Amanda tak asing lagi di dunia sitkom, sementara Tara Adia adalah seorang penyanyi dan pemain biola. Dalam film “Sara & Fe, Stadhuis Schandaal” Tara juga menunjukan kepiawaianya bermain biola. Akting  kedua pemain ini tak perlu diragukan lagi.

Dukungan pemain senior seperti Rency Milano, Septian Dwi Cahyo, Tio Duarte dan Rowena Umboh membuat film ini semakin menarik. Kepiawaian mereka dalam berakting tak perlu diragukan lagi.

Demi totalitas, film ini juga membuat set sendiri untuk menyesuaikan adegan. Setting berupa benteng Belanda dan tangsi abad 17-an dibangun untuk memenuhi unsur artistik. Tidak hanya mengandalkan bangunan Museum Fatahillah atau Kota Tua. Pemilihan kostum dan detil property juga sangat diperhatikan.

“Saya memang tidak ingin membuat film sejarah, tetapi membuat film yang menggambarkan sebuah situasi atau sebuah episode yang konon pernah terjadi di zaman kolonial, yakni tentang gedung yang penuh skandal” ujar Mas Adi, sang sutradara. “Film ini menawarkan sesuatu yang berbeda dengan format kekinian, tapi tidak melupakan unsur histori”.

Meskipun judul filmnya berbahasa Belanda, namun tidak semua dialognya menggunakan bahasa Belanda, hanya beberapa adegan yang menyuguhkan bahasa Belanda, supaya unsur filmnya terpenuhi. So, kalian tidak perlu khawatir.

Film “Sara & Fe, Stadhuis Schandaal” tayang serentak pada tanggal 26 Juli 2018. Konon, film ini nantinya juga akan ditayangkan di Tiongkok. Buat kalian yang penasaran, buruan nonton di bioskop terdekat.

Staycation di Guesthouse, Liburan Seru yang Makin Hits

in review/semua tulisan by

Libur long weekend akhir tahun sudah tiba, bingung mau ke mana? Berhubung saya sedang dalam masa pemulihan, jadi memang tidak bisa pergi jauh. Tapi kalau hanya menghabiskan 4 hari libur di kamar, pastinya bakalan boring. Akhirnya, saya memutuskan untuk staycation 3D2N di Maharani Guesthouse. Lokasinya masih di Jakarta Selatan. Tepatnya di Jl. Kebon Baru 2 no 8 Tebet. Dekat dengan stasiun Cawang dan tempat nongkrong di sekitaran Tebet.

Staycation ngapain aja sih? Begini, berhubung saya cuma pengen leyeh-leyeh dan nggak mau beraktivitas berat, maka saya putuskan mengisi staycation dengan baca buku, ngeteh, nulis blog, chit-chat bareng teman dan tiduran. Maklum kondisi tubuh sedang dalam masa pemulihan. Jadi saya benar-benar menghindari aktivitas berat seperti pergi ke luar kota.

Maharani Guesthouse, tempat saya menginap ini awalnya memang rumah tinggal. Berada di komplek perumahan di kawasan Tebet. Jadi akses transportasinya tergolong gampang, dekat ke mana-mana. Dari stasiun Cawang maupun dari jalan MT Haryono. Maharani Guesthouse mempunyai 5 kamar tidur dengan ukuran dan fasilitas yang berbeda-beda. 3 kamar di lantai bawah mempunyai fasilistas deluxe yang cukup lumayan dengan kamar mandi di dalam. Ruangan ber-AC dengan pilihan tempat tidur berkapasitas 2 hingga 6 orang dengan tambahan extra bed.

Saya menghabiskan 3 hari 2 malam di Maharani Guesthouse. Lumayan untuk memulihkan badan setelah sakit. Meghabiskan staycation dengan membaca buku, ngeteh sore-sore sambil ngobrol bareng teman-teman menjadi kegiatan menyenangkan buat saya. Dan tentunya tidak membutuhkan budget besar untuk liburan akhir tahun.

chit-chat sambil ngerjain tugas bareng teman-teman membuat staycation makin seru

Fasilitas Maharani Guesthouse ini cukup lengkap. Disediakan sarapan pagi, air minum dan air hangat untuk mandi (khusus untuk kamar suite). Selain itu juga di lantai 2 dilengkapi dengan meeting room. Di lantai 1 terdapat co-working space yang bisa digunakan untuk bekerja. Bean bag, sofa dan kasur lipat di area tv bisa jadi tempat leyeh-leyeh yang menyenangkan. Buat yang muslim jangan kawatir untuk beribadah. Di lantai 1 tersedia musola, jika ingin solat berjamaah di masjid tinggal keluar lewat taman, di sana ada ‘pintu rahasia’ yang menghubungkan guesthouse langsung dengan masjid milik warga.

Taman di belakang guesthouse ini bisa dipakai loh untuk barbeque party. Jadi kalau lagi kumpul sama teman-teman buat ngerayain ultah bisa juga dengan pesta barbeque. Wiiih, makin seru kan? Fasilitas lain seperti dapur, ruang makan, parkir serta toilet juga memadai. Ada 3 toilet, jadi gak usah takut buat ngantri.

leyeh-leyeh sambil baca di ruang tv

By the way, ngomongin liburan dengan konsep staycation memang lagi hits belakangan ini. Selain menjadi alternatif liburan yang murah meriah, bisa juga menjadi ajang reunian bareng teman-teman. Gak perlu jauh-jauh ke luar kota, di dalam kota pun juga asyik.  Staycation sambil ngobrolin proyek bareng teman juga seru kok, dijamin liburan kalian makin berfaedah.

Etika menggunakan fasilitas guesthouse

Staycation dengan budget murah di guesthouse memang seru, namun jangan lupa perhatikan etika menggunakan fasilitas guesthouse. Guesthouse bukan hotel, jadi jangan harap kita akan dilayani seperti layaknya menginap di hotel. Semua fasilitas serba self service, setelah menggunakan fasilitas seperti alat makan, peralatan dapur, kabel colokan, meja kerja dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk dicuci dan dibereskan kembali ke tempat semula. Fasilitas tersebut akan digunakan oleh tamu lain, jangan biarkan mereka menggunakan alat bekas pakai kita yang masih kotor dan berantakan.

Ingat setiap guesthouse mempunyai peraturan yang berbeda-beda. Jangan bertindak asusila ketika  staycation, jika ada larangan untuk merokok, patuhi, namun jika masih ingin tetap merokok tanyakan pada petugas di ruang mana yang bebas merokok.

Ketika memilih kamar tipe bunkbed kita akan berbagi ruang dengan tamu lain, pastikan untuk menjaga sopan santun, jangan berisik atau menyalakan lampu utama ketika semua tamu sedang tidur, jika masih ingin beraktivitas gunakan lampu kecil di samping tempat tidur (sayangnya di Maharani Guesthouse belum ada). Alternatifnya kita bisa menggunakan lampu senter dari hp. Atau jika memang ada tamu lain ingin menggunakan lampu utama dan kita ingin beristirahat, gunakan tutup mata untuk tidur. Kalau ingin mendengarkan musik gunakan headset. Saling jaga privasi untuk tidak ‘kepo’ dengan aktivitas tamu lain.

Gunakan toilet sesuai etika kebersihan, jangan pernah meninggalkan jejak, tissue ataupun sampah di dalam kloset. Pastikan sebelum keluar, tamu lain akan nyaman menggunakan toilet setelah kita.

Nah, itulah beberapa aturan tidak tertulis ketika menginap di sebuah guesthouse. Ingat ya attitude kita adalah cerminan siapa kita. Selamat berlibur dan menikmati staycation.

Maharani Guesthouse

Jl. Kebon Baru II No 8, Tebet, Jakarta Selatan

Phone : 0852-2649-5070

 

lbel Tenny – Bahasa Tubuh

in review/semua tulisan by
Bahasa Tubuh – Ibel Tenny, tunggu release official videonya.

Sudah tahu kan bedanya Single dengan Album? Single itu kalau aku dan kamu masih sendiri-sendiri, sedangkan album itu kalau kita sudah menikah, tapi nyatanya kita belum berjodoh, fix! Lupakan bahasa-bahasa alay tersebut. Mari kita dengarkan Bahasa Tubuh – lbel Tenny saja.

Musik adalah bahasa yang universal, ungkapan tersebut rasanya tak pernah lekang dari ingatan, ketika kita membahas musik. Barangkali hanya orang-orang tertentu saja yang menolak ungkapan tersebut. Musik adalah produk kejujuran dalam olah cipta, rasa dan karsa. Apa yang disampaikan oleh musik akan lebih mudah diterima oleh manusia..

Hadir dengan single terbaru : Bahasa Tubuh, lbel Tenny mencoba mengingatkan kita dengan Mulan Jameela, kecantikan wanita asal Bandung itu memang mempesona dengan suara yang lumayan seksi. Sepintas mereka berdua memang cukup mirip.

Nah, buat kalian yang belum kenal lbel Tenny coba follow dulu akun instagramnya ibel_tenny, dan buat kalian yang belum tau lagunya, coba simak official audionya berikut ini

Jangan lupa!  Yang suka RBT Bahasa Tubuh – lbel Tenny, bisa loh ketik langsung  lBEAU, kemudian kirim ke 1212 bagi kalian yang menggunakan Telkomsel, atau ketik 37400002 kirim ke 1818 bagi kalian yang menggunakan XL, lagunya lagi hitsss!

Yang suka karaokean atau nyanyi-nyanyi berikut ini lirik lengkapnya.

Lirik Lagu Ibel Tenny – Bahasa Tubuh

Saat kutatap kedua matamu
Kulihat tatapanmu penuh dengan ketakutan
Tak usah kau sembunyikan semua
Karena ku tahu bahasa tubuhmu

Yang aku ingin
Hanyalah kejujuranmu
Yang ku tak ingin
Kulihat lagi bahasa tubuhmu

Yang aku ingin
Hanyalah kejujuranmu
Yang ku tak ingin
Kulihat lagi bahasa tubuhmu

Yang aku ingin
Hanyalah kejujuranmu
Yang aku tak ingin
Kulihat lagi bahasa tubuhmu

Lagu ini merupakan single terbarunya lbel Tenny yang dirilis oleh label Musika Nada Suara Entertaiment. Bagi kalian yang ingin memiliki lagu ini silahkan beli lewat media digital seperti iTunes, Joox, Langit Musik dan media digital lainya.

MANS Entertainment

Jl. Warung Jati Timur Raya No 10 Jakarta – 12740

Email : info@mans.co.id

Instagram : mans_entertaiment

Twitter : musikanadaswara

Facebook : mansentertainmentofficial

Serunya Ngopi Sore Bareng Tiket.com

in review by

“Traveling begins after coffee..”

Apa yang kita rindukan dari sebuah perjalanan? Tempatnya? Makanannya? Atau orang-orangnya? Pasti setiap orang akan menjawabnya dengan apa yang membuatnya terkesan selama perjalanan. Baik itu tempat, makan, ataupun orang-orang yang ditemui dalam perjalanannya.

Begitu pula dengan seorang Marischka Prudence yang akrab disapa Prue, mantan jurnalis dan reporter dari sebuah TV swasta ini berbagi pengalamannya selama menjadi seorang travel blogger dalam acara gathering bertajuk #NgopiBarengTiket. Berlokasi di 100 Eatary & Bar Hotel Atlet Century Park, Senayan acara yang dipersembahkan https://www.tiket.com/pesawat itu berlangsung dalam suasana yang hangat dan meriah.

Prue berbagi tips sebagai travel blogger

Kenapa Marischka Prudence? Pak Gaery Undarsa sebagai Co-founder dan Chief Communication dari www.tiket.com melihat sosok Prue sebagai travel blogger wanita yang penuh inspirasi. Personal branding Prue sudah bagus dan sejalan dengan misi www.tiket.com ujarnya.

Bagi seorang Marischka Prudence traveling adalah bagian dari hidupnya. Meski sempat mencicipi dunia perkantoran yang monoton, namun jiwanya adalah petualang sejati. Melompat dari comfort zone ke zona bebas adalah impiannya, memang pada awalnya banyak pihak yang tidak mendukung terutama orang-orang disekitarnya, namun usahanya untuk menjadi dirinya sendiri kini mulai membuahkan hasil.

Pak Gaery Undarsa, Co-founder dan Chief Communication dari www.tiket.com sedang membuka acara

Marischka Prudence mulai dikenal sebagai travel blogger dengan brand petualang cantik. Ya, meskipun petualangan lebih identik dengan maskulinitas yang cenderung cuek, namun tidak bagi Marischka, ia tetap tidak melupakan kodratnya sebagai wanita sejati, tetap mengenakan make up saat bertualang, tetap modis dan cantik dalam setiap momen yang ia abadikan.

Prue juga tak segan-segan berbagi tips tentang foto traveling “Foto traveling itu tergantung cuaca,harus pintar-pintar mencari waktu yang tepat untuk mengunjungi sebuah destinasi, selain itu jangan pelit dengan storage kamera, ambil sebanyak mungkin pose yang kita inginkan, setelah selesai baru kita pilih yang paling bagus, terkadang tempat yang bagus membutuhkan pengorbanan untuk mendapatkan angle yang pas. Ingat, dibalik foto yang indah ada perjuangan disana…”  Tutur wanita yang lebih sering menghabiskan waktu liburnya dengan tidur.

Bagi seorang travel blogger yang kesehariannya lebih banyak melakukan aktivitas traveling, jadwal tidur yang cukup adalah sebuah kemewahan bagi Prue. Selain tidur, Prue juga sering menghabiskan waktu liburnya dengan mengunjungi keluarga maupun sahabat. Saking padatnya jadwal traveling, Prue bahkan pernah ‘dibooking’ enam bulan sebelumnya untuk menghadiri pesta pernikahan sahabat dekatnya. Quality time singkat itu cukup untuk membayar ‘hutang ngumpul’ bersama mereka, hal yang jarang ia lakukan saat sibuk traveling.

Prue juga berbagi pengalaman pribadinya bagaimana menciptakan personal branding yang pas, “kita boleh saja menjadikan orang lain sebagai inspirasi, tapi jangan meng-copy habis-habisan, kita bukan mereka dan tidak akan pernah bisa menjadi mereka, menjadi diri sendiri dan tetap konsisten dengan apa yang sudah kita jalankan adalah hal yang paling penting..” ujar wanita berambut panjang ini.

Acara #NgopiBarengTiket yang berlangsung pada tanggal 20 Maret kemarin, selain menghadirkan Marischka Prudence Prue sebagai narasumber juga dihadiri langsung oleh Pak Gaery dari https://www.tiket.com/pesawat Sesi pertama dibuka dengan cerita  tentang asyiknya #SobatJalan dan #AussieBanget, detil videonya bisa dilihat disini https://go.tiket.com/sj-aussiebanget

Kemudian dilanjutkan dengan sosialiasi program-program dari https://www.tiket.com/pesawat Strategi pemasaran yang canggih sehingga memudahkan customer untuk mendapatkan layanan pembelian tiket pesawat, hotel, sewa mobil bahkan konser musik ataupun event.

Ngopi bareng www.tiket.com dan blogger

Di era kekinian, aktivitas traveling bukanlah hal yang susah untuk dilakukan. Terutama bagi kaum hawa. Hadirnya https://www.tiket.com/pesawat membuat traveling menjadi mudah, nyaman, dan praktis. Tidak perlu repot antri untuk mendapatkan tiket yang kita butuhkan, tinggal klik www.tiket.com lalu kita sudah bisa mendapatkan tiket hotel, kereta api maupun tiket pesawat bahkan pada saat injury times hingga 2 jam sebelum keberangkatan. Kelebihan lain jika membeli tiket dari www.tiket.com kita bisa mendapatkan makanan dan minuman gratis dari Maxx Coffee di Bandara Jakarta, Medan dan Lombok.

Bagi kalian yang sudah tidak sabar ingin mengisi liburan, namun tidak memiliki banyak waktu luang,  langsung saja klik www.tiket.com Banyak promo menarik dan pastinya tidak perlu takut kehabisan tiket, karena saat ini www.tiket.com sudah bekerja sama dengan 30 maskapai penerbangan dan melayani lebih dari 18.000 rute penerbangan. Baik domestik maupun internasional, serta lebih dari 180.000 jaringan hotel lokal dan internasional.

Nah, tunggu apalagi? Selamat berlibur.

Prue

Yuk, Ngintip Pembuatan Terowongan MRT Jakarta!

in review/semua tulisan by

Berawal dari melihat postingan instagram beberapa teman yang memajang foto di dalam terowongan MRT Jakarta, membuat saya penasaran seperti apa sih pembuatan terowongan MRT alias Mass Rapid Transit. Pun ketika melintasi jalur protokol Sudirman – Thamrin yang sedang dilakukan pengerjaan proyek MRT, saya selalu melipir ke jendela Transjakarta untuk sekedar melongok bentuk terowongan MRT. Dan selalu yang terlihat hanyalah mobil-mobil proyek serta alat berat, sementara terowongan yang membuat saya penasaran tak pernah terlihat. Keep Reading

Pupuh Rindu, The Anguish of Love

in review/semua tulisan by

“I’m sick of it…”

Dua cangkir kopi saling beradu tatap. Entahlah, satu diantara mereka menyimpan dingin dendam, sedangkan cangkir lain menuangkan kehangatan. Hei! Berapa gulir waktu yang kamu diamkan di seberang meja? Sudah lama kita sepi dari sapa. Aku tahu ini bukan hal yang mudah, membebaskanmu merupakan pilihan tersulit dari yang paling sulit. Namun otakku kian sadar bahwa kebebasanmu adalah kebahagiaanmu. Tak kupungkiri bahwa sedikit hari-hari kemarin adalah anugrah singkat yang diberikan Tuhan untuk mengenalmu. Mengenalkan kerinduan yang belum pernah kutemui sebelumnya. Ah, rindu adalah jarak tersingkat untuk menyapamu, meski menurutmu itu adalah kata yang paling absurd. Di atas meja cangkir-cangkir kopi sudah mulai mendingin, untuk terakhir kalinya aku membayarkan tagihanmu. Menatapmu lekat sebelum hujan bulan desember menghapus segala keluku.

Keep Reading

Wonderful Life Movie

in review/semua tulisan by

Sebuah film yang diadaptasi dari kisah nyata yang dituangkan dalam novel oleh Amalia Prabowo. Berkisah tentang seorang ibu muda yang memiliki anak dengan gangguan disleksia. Adalah Amalia, seorang wanita perfeksionis yang dalam perjalanan hidupnya selalu dituntut untuk sempurna. “Harus pintar. Harus berprestasi. Harus jadi orang”. Predikat itu harus selalu dia dapatkan. Berkat didikan dari ayahnya yang keras, Amalia tumbuh menjadi sosok yang kuat dan cerdas. Prinsip hidupnya itu lalu ia terapkan kepada Aqil, anak semata wayangnya. Keep Reading

Go to Top