oli motor
oli motor matic

Tanda Oli Motor Matic Harus Ganti

Saat ini, semakin banyak produsen yang memproduksi motor metic. Cara mengendarainya yang mudah, menjadikan banyak orang memilih jenis kendaraan roda dua tipe ini. Selain perawatan mesin secara berkala, oli motor matic harus mendapat perhatian agar tetap nyaman selama mengendarainya.

Dengan penggantian oli secara teratur dan tepat, akan membuat performa kendaraan tetap andal. Ini yang menjadikan mesin motor tetap awet meski sering digunakan untuk perjalanan jauh. Namun, mengganti oli harus hati-hati, tidak boleh sembarangan. Kesalahan dan keterlambatan dalam menggganti bisa berakibat fatal.

Tanda Harus Segera Ganti Oli Motor Matic

Fungsi oli bagi mesin adalah sebagai pelumas. Cara kerjanya dengan melapisi spare part sehingga tidak terjadi gesekan yang menyebabkan aus dan cepat rusak. Oleh karena itu kualitasnya perlu mendapat perhatian. Jika tidak bagus, justru akan membuat mesin rusak dan kurang mempunyai tenaga.

Sifat oli yang melapisi in juga menjadikan mesin tetap bersih. Dalam proses kerjanya, bagian dari kendaraan bisa menghasilkan kotoran. Apabila menempel dan tidak dibersihkan bisa menjadikan kerja mesin dan bagian lain berat. Apa saja tanda oli motor metic harus segera ganti? Berikut ini beberapa tandanya:at. Ini terjadi karena adanya gesekan antar sprarepart tketika mesin berjalan. Jika tidak segera dilakukan penggantian, bukan hanya membuat sparepart cepat aus, tetapi mesin bisa terbakar yang berakibat mati total.

Jarak Tempuh Lebih dari 2000 km

Fungsi oli sebagai pelumas bisa membuatnya kotor dan mengental. Perubahan bentuk ini menunjukkan bahwa dalam oli terdapat banyak campuran kotoran yang berasal dari onderdil selama motor berjalan. Sedangkan mesin kendaraan mempunyai tingkat keenceran oli tertentu. Artinya jika terlalu kental tidak dapat berfungsi dengan baik, karena itu harus segera menggantinya.

Mesin Cepat Panas

Selanjutnya, fungsi oli bukan hanya sekedar menjadi pelapis atau melumasi spare part saja. tetapi secara tidak langsung juga bisa membantu agar mesin tidak mudah panas. Sistem kerja dari oleh menjadikan kondisi onderdil stabil sehingga gesekan saat bekerja masih normal.

Karena gesekan normal, maka suhunya pun aman. namun jika gesekan kuat karena tidak ada pelumas, suhunya akan naik dan secara tidak langsung menjadikan mesin cepat panas. Akibat lebih lanjut bukan hanya kerusakan pada mesin, namun juga komponen lainnya yang menjadikan motor macet.

Tercium Bau Khas

Pernah naik motor dan tercium bau gosong? Bisa jadi disebabkan karena oli yang terlalu kental dan harus segera diganti. Bahan kotoran yang cukup banyak akan tergesek sehingga mengering dan menjadi kotoran yang dapat menyumbat beberapa bagian dari motor. Dalam proses tersebut menghasilkan bau yang khas seperti gosong.

Jika terjadi hal ini, segera hentikan kendaraan dan periksa tingkat kekentalan oli. Apabila sudah terlalu pekat, jangan lanjutkan perjalanan da segera ganti dengan oli baru. Memaksakan tetap mengendarai motor dengan oli kotor akan membuat kendaraan rusak. Bahkan kemungkinan ada bagian yang mengunci karena tidak ada pelumas yang melapisi.

Sering Digunakan untuk Melewati Tanjakan

Selanjutnya, selain jarak, jenis jalan yang sering dilalui juga berpengaruh pada umur kerja oli. Ketika melewati jalan menanjak, mesin kendaraan harus bekerja ekstra karena itu untuk mempertahankan performa, oli akan mengalir dan menjadi pelapis untuk meminimalkan gesekan.

Apabila sering melewati jalan yang menanjak, maka oli akan semakin cepat mengental dan tidak berfungsi. Karena itu jangan hanya terpaku pada jarak, meski spidometer belum menunjukkan jumlah jarak tempuh yang banyak, namun jika sering melewati tanjakan, sebaiknya intensitas penggantian oli ditambah.

Oli memang tidak menjadi sumber energi, namun perannya sangat penting untuk menjaga performa dan awet tidaknya mesin kendaraan. kesalahan memilih dan lambatnya mengganti cairan pelumas ini bisa berakibat fatal.

Sebaiknya mengganti oli motor matic dengan yang berkualitas untuk mempertahankan performa mesin yang berpengaruh pada umur pakai kendaraan. Untuk menggantinya bisa dilakukan sendiri atau pada teknisi berpengalaman. Hal yang perlu dipastikan sebelum mengganti adalah semua bagian bersih dan tidak ada sisa oli kotor yang bercampur.