dokter bayi tabung
Dokter Indra NC Anwar adalah pakar bayi tabung sejak 1997

Tahapan Prosedur Bayi Tabung dan Mengenal Pakar Kesuburan dokter Indra NC Anwar. Sp. OG

“Ada yang beruntung dan ada yang belum mendapat anak. Tapi kamu dan pasanganmu tak boleh patah semangat. Ini hanya seperti menunggu giliran.” – Simak pesan dari Dokter Indra NC Anwar dalam tulisan berikut ini.

Begitulah, saya sering membaca kutipan dari mereka yang sering merindukan buah hati di tengah keluarga. Jujur, saya mempunyai beberapa teman yang memang di usia pernikahannya lebih dari 5 tahun belum dikaruniai momongan. Sebagai orang yang belum menikah, rasanya sangat sulit untuk sekadar menyampaikan informasi tentang alternatif untuk mendapatkan momongan.

Karenanya, saya ingin sedikit berbagi solusi melalui tulisan ini. Dengan begini, saya lebih leluasa untuk berbagi  dan memberikan sudut pandang yang bisa menjadi solusi mereka.  Saya juga tidak merasa menggurui maupun turut campur ke dalam ranah privasi suami istri. Tulisan ini saya rangkum dari temu langsung dengan dokter Indra NC Anwar, pakar bayi tabung dari klinik Morula IVF.

Mengenal Lebih Dekat dengan Pakar Bayi Tabung di Jakarta

Siapa sebenarnya dokter Indra NC Anwar?

Sejujurnya, saya sudah tau tentang dokter Indra NC Anwar sejak 2019 lalu. Belum lama ini beliau membuka seminar seputar bayi tabung yang diadakan di Hotel Aston Bekasi. Kelas ini mengundang Mom and Dad serta pasangan muda yang berikhtiar untuk mendapatkan momongan. Saya yang hadir di acara tersebut sangat kagum dengan upaya mereka yang tak patah semangat untuk mendapatkan buah hati.

Mungkin, jika teman-taman bukan pasangan yang mendambakan buah hati, bisa jadi belum terlalu kenal dengan beliau. Saya sendiri tidak hanya sekali mengikuti kegiatan serta kelas-kelasnya. Baik yang dilakukan secara daring maupun luring. Rasanya seru sekali mengikuti pemaparan materi dari dokter Indra NC Anwar.

Dari kelas-kelas beliau, saya jadi banyak tau tentang apa itu bayi tabung. Bagaimana prosedurnya dan apa saja syarat-syaratnya. Tidak hanya itu, saya jadi punya banyak insight tentang kesuburan, social freezing, prosedur inseminasi dan ovulasi. Serta tentunya prosedur In Vitro Fertilization (IVF) alias prosedur bayi tabung.

Sepertinya, banyak sekali masalah pasutri yang bisa dicari solusinya saat ngobrol bareng dokter Indra NC Anwar. Karena sudah lama berpengalaman di dunia bayi tabung, rasanya asyik aja kalau ada pasien yang ingin curhat langsung dengan dokter yang praktik di klinik Morula IVF, Menteng, Jakarta ini.

Memang tidak salah beliau ini disebut sebagai salah satu pakar bayi tabung di Jakarta. Boleh dibilang salah satu yang terbaik di Indonesia. Pembawaanya yang tenang, ramah, dan suka bercanda pastinya membuat pasien yang datang merasa nyaman.

Dokter Indra sendiri sudah melakukan praktik bayi tabung selama kurang lebih 25 tahun. Kali pertama melakukan prosedur bayi tabung pada 1997 dan hasilnya sukses. Bayi pertama yang dilahirkan melalui bantuan tangan dinginnya bernama Tirta. Dengan pengalaman selama seperemat abad tersebut, rasanya kemampuan beliau dalam membantu pasutri mendapatkan momongan sudah tidak diragukan lagi.

Pesan Dokter Indra NC Anwar dalam Melakukan Prosedur Bayi Tabung

Senang sekali rasanya saya bisa bertemu dan berdiskusi kembali dengan dokter yang ahli dalam melakukan prosedur bayi tabung ini. Karena keramahan dan hobinya yang suka bercanda, diskusi serius tentang prosedur IVF ini jadi sangat cair. Tentu saja beliau tidak sembarangan dalam memberikan nasihat bagi pasutri. Beliau menitipkan pesan, bagi pasutri yang sudah menikah selama setahun tapi belum hamil juga, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Pemeriksaan ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Semakin cepat semakin baik.

Berikut ini saya rangkum materi yang saya dapatkan beberapa waktu lalu. Siapa tau berguna buat teman-teman yang menginginkan prosedur bayi tabung.

Baca juga: DEAR PARENTS, SIMAK CERITA BAYI TABUNG BERSAMA DOKTER INDRA ANWAR

Tahapan Prosedur IVF yang Harus Diketahui Pasutri

Sejatinya, program bayi tabung adalah salah satu solusi yang paling efektif untuk mendapatkan momongan. Beragam masalah kesuburan yang sering dialami pasutri seperti penyumbatan tuba atau adanya masalah pada sperma dapat dicarikan jalan keluarnya.

Pada prinsipnya, program IVF sendiri akan dilakukan dengan pendekatan klinis yang sangat individual. Jadi, bisa dipastikan pasien akan merasa aman dan nyaman. Berikut ini beberapa tahapan jika pasien ingin melakukan prosedur bayi tabung:

  • Tahap Persiapan

Apa saja yang harus disiapkan sebelum menjalani prosedur bayi tabung? Yang pertama calon pasien harus menyiapkan beberapa dokumen untuk keperluan administrative. Dokumen tersebut berupa Buku Nikah/Sertifikat Menikah resmi, KTP suami dan istri.

  • Tahap Konsultasi (Pre-Treatment Consultation)

Pada tahap ini, calon pasien harus melakukan konsultasi dengan dokter fertilitas. Selanjutnya melakukan pemeriksaan USG dan screening untuk pasutri, lalu dilanjutkan konsultasi dengan dokter konselor.

  • Tahap Stimulasi Hormon

Setelah melakukan konsultasi, calon pasien bisa melakukan proses stimulasi yang umumnya menggunakan obat hormonal. Pada tahap ini diharapkan akan terdapat 5-10 folikeltelur yang berkembang.

Untuk memastikan perkembangannya maksimal, perlu dilakukan pemantauan USG sebanyak 2-3 kali. Calon pasien membutuhkan waktu kurang lebih 8-10 hari.

  • Tahap Supresi dari Ovulasi

Saat stimulasi hormon selesai dilakukan, calon pasien harus melakukan pemeriksaan USG dan cek darah Estradiol-Progesteron. Tujuan prosedur ini untuk melihat resppn penentuan OPU dan menentukan penyuntikan trigger atau pemecah telur. Suntikan trigger akan diberikan 36 jam sebelum melakukan tindakan OPU.

  • Tahap Ovum Pick Up (OPU)

Pada tahap ini, saat terdapat Oocyte atau telur yang sudah matang penuh, telur akan diambil dari indungnya melalui pembedahan minor atau biasa disebut Ovum Pick Up. Langkah selanjutnya akan dilakukan seleksi Oocyte yang dihasilkan dari OPU. Pada proses ini pengeluaran sperma suami akan dilakukan di ruangan khusus. Pengambilan sperma ini dilakukan untuk proses di laboratorium embriologi. Selanjutnya akan dilakukan sperm injection atau penyuntikan sperma ke Oocyte.

Baca juga: 8 TAHUN MENIKAH TANPA ANAK, AKHIRNYA BERTEMU INDRA ANWAR, DOKTER SPESIALIS KANDUNGAN DI JAKARTA

  • Tahapan Laboratorium IVF

Di tahap ini ada beberapa prosedur yang harus dilakukan pasutri. Berikut tahapannya:

a. Sperm Preparatioan

Laboratorium akan memilih sperma yang memiliki kualitas bagus. Persiapan ini melibatkan morfologi dan mobilitas yang menunjukkan sperma berkualitas.

b. Sperm Injection

Pada proses ini sperma dan sel telur atau Oocyte akan disatukan dalam cawan khusus. Proses ini bisa menggunakan prosedur ICSI atau pun IVF Conventional.

c. Proses Pembuahan atau Fertilisasi

Proses selanjutnya adalah memantau pembuahan yang terjadi di dalam inkubator khusus. Perkembangan embrio yang baik terlihat dari indikator-indikator yang terlihat. Pada tahap ini terjadinya pembelahan sel juga dipantau.

  • Tahapan Embrio Transfer

Saat pembentukan embrio sudah terjadi, langkah selanjutnya akan dilakukan proses embrio transfer. Prosesnya sangat sederhana. Embrio yang sudah terbentuk akan masukkan ke dalam rahim istri melalui kateter khusus.

Baca juga: DR. INDRA NC ANWAR MENJAWAB 10 MITOS SEPUTAR KEHAMILAN

  • Tahapan Penguatan atau Supporting

Untuk mempertahankan embrio yang masih dalam proses fase luteal, diperlukan obat-obatan khusus. Pemberian obat ini ditujukan untuk mempertahankan dinding rahim.

  • Tahap Pemeriksaan Kehamilan

Ini adalah tahapan terakhir. Sampai di sini, calon ibu akan melakukan pemeriksaan tes kehamilan. Tes kehamilan bisa dilakukan dengan menggunakan tes urine atau tes darah beta HSG.

Nah, sudah cukup paham kan prosedur bayi tabung? Buat kalian para pejuang dua garis biru, sabar, terus ikhtiar, dan pantang menyerah adalah koentjie utama untuk mendapatkan momongan.

Untuk konsultasi dengan dokter Indra NC Anwar bisa menghubungi via DM di sini.