kabut polusi
Selimut polusi telah membuat Bumi menjadi lebih panas.

Selimut Polusi semakin Tebal, Apa yang Bisa Dilakukan untuk Bumi Kita?

Menjaga kelestarian bumi sebagai tempat tinggal yang nyaman adalah kewajiban kita semua. Sayangnya, hal tersebut kini semakin sulit untuk dilakukan. Banyak tantangan yang harus dihadapi demi mempertahankan Bumi sebagai tempat yang nyaman dan aman bagi makhluk hidup. Salah satu tantangan tersebut datang dari masalah polusi yang semakin tebal menjadi selimut Bumi. 

Baca juga: BUANG BASA-BASI SOAL PENCEGAHAN EFEK PERUBAHAN IKLIM BUMI

Sumber Polusi yang Menyerang Bumi

Tahukah kamu bahwa saat ini Bumi kita dalam kondisi yang cukup berbahaya? Ada banyak jenis polusi yang menyerang Bumi. Kondisi ini secara langsung memberi dampak bagi kehidupan makhluk hidup di dalamnya. Salah satu bentuk polusi yang paling umum dijumpai dan jelas terlihat adalah polusi udara. 

Asap kendaraan bermotor, kebakaran hutan, emisi dari proses produksi di bidang industri, semuanya ikut andil menyumbangkan polusi atau pencemaran di udara. Tidak hanya itu, polusi juga menyerang air dan tanah dimana makhluk hidup tinggal. Tentunya, kondisi ini tidak bisa didiamkan begitu saja. 

Memang tidak bisa dimungkiri bahwa semua sumber polusi tersebut adalah manusia. Aktivitas sehari-hari manusia tanpa disadari telah menyumbangkan polusi bagi bumi. Itulah mengapa perubahan yang lebih baik hanya bisa didatangkan dari manusia itu sendiri. Jika tidak, maka polusi akan terus ada dan bertambah semakin tebal membuat kondisi bumi semakin parah. 

Baca juga: GAYA HIDUP MINIMALIS CEGAH KERUSAKAN DAN PERUBAHAN IKLIM BUMI TIPIS-TIPIS

Dampak Polusi

Apa yang didapatkan manusia dari tebalnya polusi di Bumi ini? Banyak dampak negatif yang muncul akibat polusi. Salah satu dampak terbesar dari polusi adalah perubahan iklam. Bagaimanapun juga polusi membuat udara yang menyelimuti Bumi berubah, cuaca ikut berubah, dan iklim juga jadi tidak menentu. 

Bisa kita rasakan sendiri saat ini iklim tidak bisa diprediksi dengan pasti. Bahkan, musim penghujan bisa terjadi sepanjang tahun. Selain itu cuaca juga bisa jadi sangat ekstrem dan membuat manusia kewalahan menghadapinya. Misalnya, saat musim kemarau, udara begitu panas sampai-sampai banyak yang mengalami overheat dan dehidrasi. 

Bagaimana saat musim penghujan tiba? Curah hujan begitu tinggi dan banjir terjadi di mana-mana. Kondisi ini jelas menjadi akibat dari tebalnya polusi yang menyelimuti bumi. Jika dibiarkan begitu saja, maka perubahan cuaca bisa jadi semakin tidak menentu dan cuaca ekstrem akan semakin parah. 

Saat ini selimut polusi membuat Bumi semakin panas dan menyebabkan perubahan iklim. Hal ini juga ikut berdampak pada kondisi kesehatan manusia yang tinggal di Bumi. Banyak jenis penyakit muncul karena cuaca yang terlalu ekstrem dan iklim yang tidak menentu.

Percaya atau tidak, perubahan iklim yang ekstrem ini ternyata juga ikut berdampak pada kesehatan mental seseorang. Cuaca yang berubah-ubah ternyata bisa membuat orang stres dan mengalami mood swing. Apalagi jika punya aktivitas padat di tengah cuaca ekstrem yang sulit dikendalikan. 

Baca juga: NGGAK PERLU RAGU UNTUK BERKONTRIBUSI TERHADAP PERUBAHAN IKLIM BUMI

Apa yang Bisa Kita Lakukan? 

Tidak ada solusi terbaik untuk menghadapi selimut polusi di Bumi selain langkah kecil dari diri kita sendiri. Mulailah untuk mengubah pola hidup dan meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan hidup. Jauhi kebiasaan buruk yang bisa memberikan dampak negatif bagi Bumi. Mulai dari penggunaan plastik, naik kendaraan pribadi yang emisinya tinggi, dan masih banyak lagi. 

#SelimutPolusi juga bisa diminimalkan dengan adanya penghijauan atau reboisasi. Tentu kita tahu bahwa hutan menjadi salah satu senjata andalan bagi Bumi untuk menghadapi selimut polusi polusi yang semakin menggebu ini. Itulah mengapa kita harus mulai meningkatkan rasa peduli terhadap kelestarian hutan. Hindari penebangan secara liar, pembakaran hutan, dan pembebasan lahan hutan. 

Mari mulai berpegangan tangan bersama, memerangi polusi yang semakin tebal menyelimuti Bumi. Ambil langkah kecil yang bisa membantu menyelamatkan bumi. Mulai dari hal-hal sederhana di sekitar kamu seperti menanam banyak pohon di area rumah, mengurangi penggunaan kemasan plastik, dan membiasakan diri naik kendaraan umum. 

Bersama Kita Bisa Selamatkan Bumi

Langkah kecil yang kita lakukan dalam rangka memerangi polusi mungkin terasa begitu ringan. Namun, tahukah kamu bahwa langkah kecil tersebut bisa memberi dampak besar jika dilakukan bersama-sama? Ya, mari #MudaMudiBumi mulai bersatu untuk membentuk gerakan ramah lingkungan demi bumi yang lebih sehat!

Kita harus berani membuat gerakan yang lebih besar lagi dengan mengikuti prinsip #TeamUpForImpact. Masalah polusi yang sedang melanda Bumi bisa diminimalkan dampaknya dengan langkah-langkah kecil yang berarti. Tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain, fokus saja pada masalah polusi yang ada di sekitar kita dan mulai buat perubahan untuk mengurangi dampaknya. 

Gerakan #UntukmuBumiku bisa menjadi salah satu pemacu semangat bagi kita semua untuk saling membantu satu sama lain. Mari hijaukan Bumi dan bebaskan bumi dari berbagai jenis polusi. Jika merasa lelah, cobalah untuk mengingat bahwa apa yang kita lakukan saat ini akan berdampak pada kondisi Bumi di masa depan di mana anak dan cucu kita akan tinggal.