Berbisnis dengan Tuhan Lebih Menguntungkan

“Mau dikirim pake apa paketnya?”

Saya tuh suka malas jawab kalau ditanya seperti ini. Dari dulu kalau disuruh ngirim barang, udah pasti jasa ekspedisi atau kurir langganan saya, ya, the one and only, JNE. Nggak ada yang lain.

Mengapa Pilih JNE?

Di zaman semua serba online, kebutuhan jasa pengiriman barang atau ekspedisi meningkat pesat. Apalagi di saat pandemi yang membuat kehidupan toko online tumbuh pesat dan kebanjiran pelanggan. Memilih jasa pengiriman yang tepat dan terpercaya menjadi hal yang sangat penting. Karenanya, sebagai pelanggan, memilih ekspedisi yang memiliki layanan memuaskan adalah kunci. Semua ini bisa saya dapatkan dari JNE.

Sebenarnya saya pernah baca dan udah tau dari dulu, kalau JNE menjadi salah satu jasa pengiriman terbaik di Indonesia sejak 1990. Nggak heran kalau banyak yang bilang JNE merupakan jasa pengiriman ‘senior’ dan recomended. Para online shoppers seperti saya pasti udah nggak asing lagi. Ngaku, deh, kalau ada kurir JNE teriak di depan rumah “paket … pakeeet …” pasti bahagia rasanya.

JNE Menjadi Penghantar Kebahagiaan ke Sesama

Deklarasi Hari Bahagia Bersama

Everything happens for a reason”. Terkadang kita butuh alasan untuk sesuatu hal, termasuk urusan memilih jasa pengiriman. Nah, di momen pandemi kayak gini, JNE nggak pernah ketinggalan, lho, untuk berbagi dengan sesama.

Nggak percaya?

Kemarin, saya ikut online talkshow yang diselenggarain oleh JNE. Di acara tersebut, ada beberapa narsum yang turut membagikan pengalamannya dalam melakukan aktivitas sosial selama pandemi. Ada Kang Maman Suherman, Andy F. Noya, Melanie Subono, dan Ivan Gunawan.

Saya baru tau kalau mereka selama ini sering mengajak kerja sama JNE dalam menyalurkan bantuannya. Yang bikin saya kagum dan salut dengan JNE adalah semua biaya pengiriman paket untuk bantuan digratiskan SERATUS PERSEN. Berapa pun jumlah paketnya. Iya, ini perlu saya bold karena kalau dihitung-hitung nilainya sangat fantastis. Jarang-jarang, lho, ada jasa ekspedisi yang membantu tulus seratus persen kayak JNE.

Dalam talkshow tersebut, Presdir JNE, Pak Feriadi, bilang “Kalau berbisnis dengan Tuhan lebih menguntungkan, semua biaya pengiriman paket untuk tujuan sosial atau membantu sesama, GRATIS”. Intinya kurang lebih seperti itu.

Saya yang mendengarnya langsung mbrebes mili. Saya jadi tau mengapa pelanggan JNE tetap loyal hingga sekarang. Setidaknya ada lima alasan mengapa banyak orang memutuskan untuk menjadi bagian dari perjalanan JNE.

Mudah Menemukannya

Kantor JNE ada di mana-mana, menjangkau hingga ke pelosok. Keberadaan JNE bisa dibilang nomor dua setelah kantor pos.

Tidak Pernah Offline

Meski dalam keadaan listrik padam atau jaringan internet buruk, pengiriman tetap dilakukan menggunakan resi manual.

Update Tracking

Update tracking dilakukan secara real time dan 24 jam nonstop. Jadi customer dapat memantau status barang sudah berada di mana, serta bisa mengetahui apabila terjadi kendala.

Jaminan Keamanan

Selain cepat, hal lain yang menjadi sorotan konsumen adalah keamanan barang yang dikirimkan. JNE akan memastikan barang diterima dengan aman dan tidak mengalami kerusakan.

Pilihan Pengiriman

JNE menyediakan beberapa pilihan pengiriman paket yang disesuaikan dengan kebutuhan dan budget konsumen.

Lima keunggulan ini jarang dimiliki sama jasa ekspedisi lain. Cuma JNE yang punya. Makanya sampai sekarang pun saya selalu memilih JNE untuk mengirim paket.

JNE Deklarasikan Hari Bahagia Bersama

Bahagia bersama JNE

Suatu kebahagian dan kebanggaan bagi JNE, tahun ini menginjak usia ke 31 tahun. Tentunya sebuah perjalanan panjang yang nggak mudah untuk dilalui. Banyak suka duka yang sudah dilalui, di tengah persaingan dan batu sandungan, JNE mampu menjadi bagian dari keluarga Indonesia, termasuk di masa pandemi seperti sekarang.

Sebagai bentuk rasa syukur, 7 September 2021 kemarin JNE mendeklarasikan Hari Bahagia Bersama yang ditandai dengan peluncuran buku berjudul “Bahagia Bersama”. Kegiatan ini dilaksanakan di Studio Markplus.Inc, EightyEight, Kasablanka, tepatnya di  Jalan raya Casablanca No. 88, Menteng Dalam, Jakarta Selatan. Meski dilakukan secara virtual, tapi value dan insight dari kegiatan tersebut nggak berkurang sama sekali. Semua orang bisa menyaksikan lewat channel Youtube.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bapak M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE, Maman Suherman sebagai penulis dan penggiat literasi, Muhammad ‘Mice’ Misrad seorang kartunis, serta Andy F. Noya, Melanie Soebono, dan Ivan Gunawan sebagai pegiat sosial.

Di acara yang penuh kehangatan kemarin, Kang Maman Suherman sebagai penulis buku “Bahagia Bersama” merasa sangat terhormat dan berharap bisa menularkan prinsip serta value berbagi yang membawa perubahan menjadi lebih baik lagi bagi individu dan masyarakat luas.

Sementara, Mice–kartunis yang turut andil membuat ilustrasi buku–menuturkan jika menjadi challenge yang sangat asyik bisa menjadi bagian dari penyusun isi buku. Prinsip berbagi agar semua bisa bahagia bersama harus disampaikan secara berbeda, sehingga pesan bisa diterima semua kalangan dan semua umur, bahkan anak-anak, begitu lanjut Mice.

Di sisi lain, Bapak M. Feriadi yang menjabat sebagai Presdir mengatakan jika dalam menjalankan bisnis, JNE memiliki tagline “Connecting Happiness” yang berarti mengantarkan kebahagiaan. Ini dimaknai sangat luas, bicara tentang JNE tidak hanya mengenai pengiriman paket, tetapi juga berbagai aspek kehidupan.

Bahagia Bersama JNE

Bahagia Bersama adalah hasil yang dituju dari prinsip berbagi, memberi, dan menyantuni yang selama ini telah diterapkan JNE dalam kehidupan sehari-hari.  Untuk meramaikan Hari Bahagia Bersama JNE menyelenggarakan berbagai program, di antaranya mengadakan aktivasi melalui akun resmi instagram JNE_ID yang bertemakan  “The Unsung Hero”.

Kuis ini mengajak netizen Indonesia untuk menceritakan hal baik yang pernah dialami dan akan dipilih pemenang yang akan dihadiahi e-wallet sebesar 10 juta rupiah. Banyak cerita seru yang dapat diambil hikmahnya dari buku “Bahagia Bersama” . Buku ini bisa dibeli langsung  di toko buku Gramedia atau secara online melalui website gramedia.com, serta toko buku resmi JNE di market place seperti Tokopedia atau Shopee.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Continue Reading

Generasi Payung Vs Generasi Sandwich

Suatu sore, seperti biasa di sebuah warung kopi di bilangan Gandaria, saya tengah asyik menikmati secangkir teh leci…

Macapat, our life cycle

Sudah lama saya ingin menulis tentang macapat, beruntung masa kecil saya masih sempat mendengar tembang-tembang asli Jawa tersebut.…

Wudu yang aneh

Melakukan ibadah di negara yang umat Muslimnya minoritas itu gampang-gampang susah. Boro–boro ada musala di setiap tempat atau…