Berbagi Keseruan #BukaBarengFWD Secara Virtual

Pernah kebayang nggak sih, kita tiba-tiba hidup dalam suatu kenormalan yang baru? Ya, kehidupan konvensional yang mendadak harus berubah cepat, dari cara-cara lama yang serbanormal digantikan dengan cara baru dan dianggap mampu menjadi alternatif.

Kehadiran Covid19 telah mengubah dan memaksa manusia untuk hidup dengan cara baru yang dianggap lebih aman dan mudah dilakukan di mana saja, tanpa harus bertemu langsung, serta tidak dibatasi oleh waktu, dan tempat. Sebuah kenormalan baru yang menjadi tren di seluruh dunia. Jika dulu kita bisa mengekspresikan rasa sayang dengan keluarga dan sahabat dengan bertatap muka dan bertemu langsung, sekarang justru sebaliknya. Menjaga jarak dengan mereka adalah ekspresi rasa sayang kita dan sebuah bentuk kenormalan yang baru.

Beruntungnya, kita hidup di era teknologi yang membuat cara-cara lama yang konvensional (baca offline) menjadi serba online dan lebih modern, meski sebenarnya cara baru ini tidak bisa menggantikan sepenuhnya, tapi, paling tidak membuat segalanya menjadi lebih aman dan normal. Saya pun demikian, mau nggak mau harus mengikuti perubahan agar tetap ‘waras’.

Adanya wabah Corona dan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat bulan suci tahun ini terasa berbeda. So, jika ditanya momen apa yang paling saya rindukan selama PSBB berlangsung adalah bertemu dengan banyak orang dan berbagi berbagai pengalaman seru. Terlebih, saat memasuki Bulan Ramadan seperti tahun ini. Sebaran virus Corona menjadi ancaman saat harus bertemu banyak orang secara langsung, kita nggak bisa ke mana-mana. Terutama bagi warga ibu kota seperti saya yang menjadi ‘episentrum’ wabah Corona.

Jika Ramadan di tahun-tahun sebelumnya, undangan berbuka bersama (bukber) puasa menjadi rutinitas yang tidak bisa dihindari, tapi tidak untuk tahun ini. Bukber dan ngabuburit bareng teman kali ini semua harus dilakukan di rumah. PSBB membuat saya harus bisa menyiapkan menu buka dan sahur secara mandiri. Beruntungnya, sekarang semua bisa dilakukan dengan adanya internet.

Belum lama ini saya mengikuti acara bukber virtual yang digelar sama FWD. Bukber virtual? Emang seru? Jangan salah, lho. Kegiatan seperti ini ternyata bisa menjadi ‘self healing’ saat pandemi. Rangkaian bukber virtual yang digelar FWD ini nggak cuma diisi dengan acara talkshow aja, tapi juga dengan berbagi tips seru. Misalnya, dengan mengajak Chef Putri Miranti berbagi resep takjil melalui IG Live. Saat itu, Chef Putri membagikan resep Cendol Chia. (Buat kalian yang pengin tau gimana cara buat cendol chia, resepnya saya tulis di bawah, ya).

Anyway, #BukaBarengFWD ini juga banyak hadiahnya, lho. Selama sesi berlangsung, peserta IG Live yang bisa menjawab pertanyaan dari kuis akan mendapatkan hadiah. Ada 30 pemenang yang dipilih sama FWD. Yang pasti seru abis, sih.

Selain melalui IG Live, FWD juga mengajak buka bersama melalui Zoom. Buat saya, ini merupakan pengalaman pertama seumur hidup, mengikuti acara buka bersama secara virtual. Rasanya, nggak pernah terbayangkan sebelumnya kita bakalan bukber dengan cara seperti ini. Ternyata seru juga. Meski nggak melakukan kontak fisik secara langsung, kita masih bisa ngobrol, seseruan bareng, dan pastinya makan bareng di rumah masing-masing yang ditraktir sama FWD. Ibaratnya, meski jauh di mata, dekat di hati. Masih bisa berbagi keseruan sambil ngabuburit bareng. Buat saya, ide yang diinisiasi FWD ini sangat brilliant. Asik, kan?

Bukber virtual yang diinisiasi FWD ini, selain menghadirkan sharing dari Chef Putri yang dipandu Mbak Gita Bhebita, juga diisi sharing seru sama Ibu Kikie Jochny selaku Chief Maketing Officer FWD Life. Dalam sambutannya, Ibu Kikie menyampaikan kalau FWD selama Bulan Ramadan punya beragam program. Salah satunya adalah program sosial yang dilakukan FWD Life berkolaborasi dengan SOS Children’s Villages. Program ini bertujuan membantu anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua.

Melalui program ini, FWD mengajak kita untuk #BerbagiBarengFWD dan ikutan berdonasi kalori melalui tantangan work out setiap minggunya. Caranya gampang, kok. Kalian tinggal mendaftar di https://bit.ly/berbagibarengFWD biaya pendaftaran kalian akan dikonversi langsung menjadi donasi untuk adik-adik kita di SOS Children’s Villages. Kalian juga bisa berdonasi langsung melalui https://www.kitabisa.com/campaign/berbagibarengFWD

Sebagai gantinya, kalian akan mendapatkan free jersey sebagai ucapan terima kasih di akhir periode kampanye. Gimana, kalian udah siap? Jangan lupa gabung, ya!

Resep Cendol Chia

50gr Tepung Beras

1 pack agar-agar plain/jelly

Perisa/extract pandan secukupnya

Sejumput garam

1 sdt chia seed

Susu

Sirup secukupnya

Air 500gr

Cara membuat:

Masukkan tepung beras, agar-agar, perisa pandan, garam ke dalam panci dan tuang air. Aduk rata baru nyalakan kompor.

Setelah matang, tuang dicetakan cendol. Tips cetak cendok di dalam air dingin/es batu agar cendol cepat mengeras.

Saran Penyajian

Tuang cendol, chia seed, susu, sirup sesuai selera.

3 comments
  1. Kukira bukber virtual itu ya cuma makan di rumah masing-masing tapi trus ya ngapain..sibuk sendiri2 jangan2..wkwkkw..Ternyata seru juga ya kalau bukber virtual ada sharing2nya..udah gitu makanannya sama..Yang penting bisa dapat hal baru dari sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Memaknai Kehilangan

Kehilangan merupakan hal yang lumrah terjadi dalam kehidupan. Jangankan hanya barang, nyawa pun, kalau sudah saatnya hilang, maka…