Menyiapkan Dana dan Asuransi Pendidikan, Perlukah?

“Education is the passport to the future, for tomorrow belongs to those who prepare for it today” ~ Malcolm X

Bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda beberapa waktu lalu menyadarkan kita bahwa yang namanya musibah atau bencana bisa terjadi kapan saja dan tidak bisa diprediksi. Ngeri ya, tapi sebagai manusia yang percaya Tuhan, kita harus yakin bahwa tidak ada di dunia ini yang terjadi tanpa kehendakNya.

Eh, tapi kan yang namanya ikhtiar wajib hukumnya. Ya, kan?

Saya jadi teringat, beberapa tahun lalu teman kantor saya meninggal mendadak tanpa didahului sakit. Melihat anak-anaknya yang masih kecil, saya jadi kasihan. Apalagi istrinya tidak bekerja dan hanya mengandalkan penghasilan dari suaminya. Akhirnya saya dan teman-teman di kantor sepakat untuk membantu meringankan biaya pendidikan anak-anaknya.

Yah, meskipun jumlahnya tidak banyak, setidaknya bisa meringankan beban. Dari sini saya jadi berpikir bahwa sangat penting mempersiapkan segala sesuatu. Termasuk dalam mempersiapkan biaya pendidikan anak.

Bagi sebagian orang, kesadaran untuk merencanakan dan mempersiapkan masa depan dan keuangan adalah hal yang amat penting. Termasuk saya, bukan apa-apa, ketidakpastian akan masa depan harus disikapi dengan bijak. Salah satunya adalah dengan membekali diri dengan asuransi.

Terlebih, bila kita sudah memiliki keluarga. Jaminan pendidikan anak yang berkualitas, merupakan hal yang paling utama. Meskipun belum berkeluarga, toh nggak ada salahnya mencoba untuk memikirkan masa depan calon buah hati.

Dari beberapa kali konsultasi keuangan ke teman saya yang kebetulan seorang perencana keuangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika merencanakan kebutuhan dana pendidikan. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi mengenai biaya pendidikan saat ini, hingga tingkat dan kualitas institusi pendidikan yang  diinginkan, misalnya sekolah negeri, swasta, atau bahkan hingga ke luar negeri.

Lah, terus bagaimana dengan asuransi pendidikan?

Selain menyiapkan dana pendidikan, membekali anak dengan asuransi pendidikan tentu hal yang sangat bijak. Dana pendidikan dengan asuransi pendidikan adalah dua hal yang berbeda. Dana pendidikan adalah dana yang sudah dipersiapkan, sedangkan asuransi pendidikan melindunginya. Dengan memiliki keduanya, asuransi dan dana pendidikan yang dipersiapkan sekaligus, membuat masa depan anak menjadi lebih aman dan terjamin. Iya, nggak?

Memilih Asuransi Pendidikan yang Tepat

Nah, kalau kita merasa kewalahan dan nggak punya cukup waktu untuk memilih beragam asuransi pendidikan. Bisa kok, memiliki asuransi dengan konsep single ID. Jadi, kita cukup punya satu ID untuk membeli beragam jenis asuransi. Salah satunya adalah asuransi HappyEdu dari HappyOne.id. Platform asuransi dari Astra ini menyediakan beragam asuransi mulai dari asuransi pendidikan (HappyEdu atau HappyEdu Micro), asuransi perjalanan (HappyTrip), asuransi kecelakaan diri (HappyMe atau HappyMe Micro), dan asuransi kebakaran (HappyHome)

HappyEdu, apa saja manfaatnya?

Manfaat utama bagi pemegang polis HappyEdu adalah santunan pendidikan anak jika tertanggung meninggal dunia karena kecelakaan. Manfaat tambahannya berupa santunan meninggal dunia atau cacat keseluruhan karena kecelakaan.

Selain itu, juga ada kok manfaat lainnya, yaitu santunan rawat inap di rumah sakit karena kecelakaan minimal lima hari berturut-turut. Santunan biaya pemakaman dan tunjangan kehilangan pendapatan karena cacat tetap keseluruhan.

Terus, kalau HappyEdu Micro apa bedanya?

Jadi, yang membedakan antara HappyEdu dengan HappyEdu Micro itu biaya preminya. HappyEdu Micro biaya preminya lebih terjangkau mulai dari Rp 10 ribu – Rp 30 ribu. Sedangkan HappyEdu mulai dari Rp 50 ribu – Rp 180 ribu. Murah, kan?

Oya, usia tertanggung keduanya mulai dari 17-64 tahun dengan periode pertanggungan satu tahun. Sedangkan usia anaknya sendiri mulai dari 1-21 tahun.

Sudah tau kan, manfaat asuransi pendidikan? So, nggak ada alasan lagi deh, nggak membekali buah hati dengan asuransi pendidikan. Saat kita sudah pensiun nanti dan ada hal-hal yang nggak diinginkan terjadi, kita sudah memiliki persiapan yang matang dari sekarang.

Bukankah sangat membahagiakan jika kita bisa menikmati masa pensiun tanpa harus memikirkan masalah biaya pendidikan anak? Jadi, jangan tunda-tunda lagi, mulailah persiapkan dana dan asuransi pendidikan sekarang juga!

Ingat, pendidikan adalah investasi penting untuk masa depan anak kita, dan pastikan kita akan merencanakan yang terbaik untuk mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *