Serunya Naik Kendaraan Umum di Jabodetabek

in semua tulisan by

Jabodetabek memang berbeda dengan Singapura, negara kota tersebut memang bisa dibilang sukses menciptakan sistem transportasi yang aman, nyaman dan bebas macet. Mass Rapid Transportation (MRT) sudah menjadi angkutan utama di Singapura.

nyamannya naik krl

Lain halnya jika kita menjejalah jalanan ibukota lndonesia. Jakarta memang terkenal macet, tidak pagi, siang atau malam. Bahkan ada anekdot, Jakarta hanya butuh Lebaran untuk menyelesaikan macet. Eh, tapi mengeluh setiap hari pun, tidak akan menyelesaikan macet. Daripada mengeluh, yuk, coba menikmati angkutan umum ibukota. Enggak semua angkutan umum ibukota bikin suntuk, kok. Walaupun belum bisa setiap hari, tapi setidaknya kita bisa berkomitmen dengan diri sendiri untuk beralih menggunakan transportasi publik, minimal seminggu sekali atau cobalah menggunakan angkutan umum pada saat libur akhir pekan.

Transjakarta dan KRL misalnya, bisa dibilang angkutan umum yang cukup nyaman. Selain ketepatan waktu yang lebih terjamin dibandingkan angkutan umum lainnya, kondisinya pun sangat nyaman karena dilengkapi AC dan fasilitas umum yang memadai seperti media informasi dan cashless payment. Disaat rush hours, 2 moda transportasi ini cukup bisa diandalkan karena memiliki jalur khusus yang bebas macet.

Transjakarta, meskipun tidak bisa dibilang 100% anti macet, karena di ruas-ruas tertentu harus berbagi lajur dengan kendaraan lain, tapi setidaknya ‘nasibnya lebih mujur’ dibandingkan angkot.  Jujur, saya sering menikmati angkutan Transjakarta dan KRL pada saat libur akhir pekan.

Kendala utama dari angkutan massal ibukota adalah : first miles, main route dan last miles-nya belum terintegrasi secara sempurna. Meskipun banyak kekurangan, BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek) sebagai pihak penanggung jawab lancarnya lalu lintas ibukota sudah banyak melakukan terobosan-terobosan untuk mengurangi kemacetan. Diantaranya adalah penerapan sistem ganjil genap, di mana pemilik mobil berplat nomor genap hanya boleh berkendara di tanggal genap, begitu juga dengan plat nomor ganjil, pembatasan lajur-lajur tertentu yang hanya boleh dilewati angkutan massal seperti bus pada saat rush hours.

Kebijakan yang sudah dibuat BPTJ inI tentu tidak ada artinya, jika tidak dibarengi kesadaran kita sebagai bagian dari penyebab kemacetan, untuk pelan-pelan beralih menggunakan angkutan massal. Ingat lho, 60% pergerakan manusia di Jabodetabek didominasi oleh kendaraan pribadi.

Asyiknya naik bus kota bersama BPTJ

Naik angkutan umum itu seru, selain hemat tentunya kita juga bisa mendapatkan insight lain. Kita bisa mendapatkan banyak pengalaman dengan berinteraksi langsung ke sesama pengguna bus lainnya. Melihat wajah-wajah baru setiap hari, dan tidak perlu repot mencari lahan parkir.

naik bus itu asyik

Kalaupun terpaksa harus berjalan kaki, dari pemberhentian rute utama ke tempat tujuan akhir, anggap saja itu bonus. Lumayan bisa berolah raga sekaligus menyehatkan. Info terbaru dari BPTJ, banyak bus-bus premium yang sudah beroperasi untuk mengurangi kemacetan tanpa harus mengurangi kenyamanan konsumen. Seperti bus premium JAConnexion misalnya. Dengan tingkat kesibukan tinggi, tak heran jika arus lalu lintas menuju Bandara Soekarno Hatta relatif padat. Karena itu, coba deh sesekali  menggunakan bus premium JAConnexion saat ke bandara agar dapat mengurangi macet. Bus ini bisa kita temukan di berbagai lokasi.

informasi JAConnexion
bus premium antar kota

Kabar terbaru lainnya, BPTJ juga sudah menerapkan system ganjil genap di beberapa ruas tol yang menuju Jakarta. Seperti yang sudah diuji coba di GT Tangerang 2 dan Kunciran 2. Dengan adanya kebijakan tersebut, dibuat  pula kebijakan Lajur Khusus Angkutan Bus dan Pembatasan Angkutan Barang. Terobosan-terobosan ini tentu saja dimaksudkan untuk mengurangi darurat kemacetan yang sudah sangat mengkhawatirkan.

Selain itu, BPTJ juga sangat kooperatif kok, untuk menerima masukan-masukan dari masyarakat terkait lalu lintas. Info lalu lintas dan masukan dari masyarakat bisa di-mention langsung ke media sosial BPTJ @bptj151 Yuk, mulai beralih menjadi bagian dari konsumen transportasi publik yang bijak.

 

Ngobrol seru bareng BPTJ

*sumber data bptj

 

 

An amateur blogger & life enthusiast by night ● Ancient ● Art ● Travel ● Book ● Culture ● Finance ● Food ● Gamelan ● Javanese

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*