Begini, Cara Aman dan Bijak Berkendara Bagi Millenials!

in semua tulisan by
Millenials Driving Behaviour

Kalian yang tinggal di kota-kota besar, terutama di ibukota pasti tahu bagaimana ribet dan susahnya mengendarai mobil pada saat rush hours, terutama menjelang keberangkatan dan pulang kantor, butuh waktu minimal satu hingga dua jam untuk sampai di tempat tujuan. Butuh kesabaran dan keterampilan khusus dalam mengendarai mobil, tidak cukup sekedar punya SIM A. Belum lagi kondisi jalanan dan cuaca yang kadang kurang bersahabat, ditambah semrawutnya jalanan ibukota yang campur aduk antara pengendara mobil, angkutan umum dan sepeda motor, hingga sepeda kayuh.

Nah, kalau sudah begini kalian pasti ingin memiliki kendaraan yang tidak saja aman, tapi juga nyaman saat digunakan untuk beraktifitas. Sebagai generasi millenials yang mempunyai mobilitas tinggi, kalian wajib tahu bagaimana cara berkendara secara aman dan bijak, ingatlah pepatah kekinian : #AmanPangkalGaya.

Penting juga untuk kalian ketahui, bahwa untuk berkendara secara aman di jalanan itu membutuhkan softskill dan hardskill, kedua jenis keterampilan ini perlu dilatih, diterapkan serta butuh jam terbang yang cukup.

Sabtu, 16 September 2017 bertempat di The Hook Restaurant, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, PT. Suzuki Indomobil Sales secara resmi mengenalkan fitur-fitur  keselamatan city car keluaran terbaru : Suzuki Ignis. Mengusung tema Millenial’s Driving Behaviour serta tagline #AmanPangkalGaya Suzuki Ignis memberikan jaminan kepada para penggunanya bahwa untuk sekelas city car, safety dan security fiturnya diatas rata-rata.

“Suzuki Ignis menempatkan diri sebagai sahabat berkendara bagi para millennial. Desain yang dibuat sporty, ringan, gesit dan cocok dengan anak muda. Siapapun yang mengendarai Suzuki lgnis dijamin akan terlihat lebih muda..” Ujar Harold Donnel, Head of Brand Development & Marketing Research PT. Suzuki Indomobil Sales.

Suzuki lgnis sahabat berkendara bagi para millennial.

By the way, Suzuki Ignis ini selain desainnya sporty, bentuknya juga compact dan praktis. Berbekal mesin 1250cc, konsepnya didesain leluasa hingga muat untuk lima orang, cocok untuk generasi Y alias kaum millenials yang tinggal di kota-kota besar. Gampang untuk mencari tempat parkir, apalagi di kota besar seperti Jakarta yang minim lahan parkir.

Jika dilihat dari sisi harga, city car ini cukup menarik loh! Dibandrol dengan harga dibawah 200 jutaan dengan spesifikasi yang cukup lengkap, intinya ‘segala kebaikan‘ mobil dengan konsep LCGC dimiliki Suzuki Ignis.

Desain Suzuki lgnis yang compact dan sporty

Ngobrolin standarisasi safety drivenya Suzuki Ignis, berikut beberapa diantaranya : Suzuki lgnis membenamkan teknologi Immobilizer untuk meminimalisir pencurian, sistem ini akan berfungsi jika terjadi pencurian, Immobilizer akan menangkap sinyal dari kunci asli, sehingga mobil tidak dapat dihidupkan kecuali dengan kunci asli.

Selain itu, Suzuki Ignis juga tergolong mobil yang ramah balita, dengan adanya fitur ISOFIX yang terintegrasi di jok bagian belakang, membuat balita aman dan nyaman duduk sendiri. Suzuki lgnis juga dilengkapi fitur Dual SRS air bag, fungsinya untuk melindungi kita dari benturan pada bagian kepala saat terjadi kondisi darurat. SRS air bag ini terletak di bagian depan dan di samping.

Fitur lain yang diterapkan Suzuki Ignis adalah : Anti-lock Braking Sistem (ABS) yang berfungsi sebagai sistem pengereman, dengan tujuan untuk menghindari terjadinya roda mengunci saat dilakukannya hard braking. Sederhananya begini, ketika tiba-tiba kita ingin menghindari jalanan yang kurang bagus dengan ABS, mobil masih bisa dikendalikan untuk melakukan manuver menghindar, sementara dengan menggunakan rem biasa, laju mobil akan berhenti total. Ini bisa menyebabkan selip dan mobil jadi susah untuk dikendalikan.

Oya, Suzuki Ignis juga dilengkapi fitur Electronic Brake-Force Distribution (EDB) dan Brake Assist (BA), dengan beragamnya fitur keselamatan yang diadopsi Suzuki Ignis, dijamin kita akan merasa aman dan lebih percaya diri saat berkendara.

Fakta Pengemudi Millenials

Konsep LCGC yang pas buat kaum millenials.

Ada beberapa fakta menarik tentang karakteristik pengemudi millenials, diantaranya : pengemudi wanita lebih sering menggunakan mood dalam berkendara, selain itu wanita juga lebih mementingkan keamanan diri sendiri saat mengemudikan kendaraan, bahkan beberapa diantaranya melakukan hal yang bersifat multitasking, mulai dari mengemudi sambil menggunakan make up, membalas pesan, menerima panggilan telepon dan lain sebagainya.

Ditambah pula fakta bahwa : kecepatan wanita dalam berkendara tidak konstan. Tentunya ini sangat berbahaya, meskipun sebenarnya hal tersebut bukan monopoli kaum hawa. Fakta yang berseberangan adalah : pengemudi pria lebih banyak membekali diri dengan pengetahuan teknis dan pengetahuan otomotif.  

Fakta lain menyebutkan bahwa penyumbang kecelakaan terbesar di jalan raya adalah mereka generasi Y alias kaum millenials. Hampir 33% kecelakaan berkendara dialami oleh anak muda usia 22-30. Dalam acara #SuzukiBloggerGathering kemarin, Suzuki yang sangat peduli dengan keselamatan memberikan andil dengan berbagi tips bagi millenials supaya aman dalam berkendara, berikut ulasannya :

  1. Bacalah buku panduan sebelum berkendara, ini penting lho! Buku panduan itu bukan hiasan, biasakan kita untuk selalu membaca manual book yang ada di dalam mobil.
  2. Sebaiknya tidak memberikan izin untuk anak dibawah usia 17 tahun untuk mengemudikan kendaraan.
  3. Penting untuk diketahui meskipun secara hardskill mereka mampu, namun anak-anak dibawah usia 17 masih kurang dalam penguasaan emosi dan tanggung jawab dalam berkendara, terutama di jalan raya.
  4. Secara mental dan psikologis, usia 17 tahun adalah usia minimal yang paling ideal untuk mengemudikan kendaraan.
  5. Kenali fitur-fitur dan indikator di dalam mobil sebelum kendaraan melaju di jalan raya.
  6. Sehebat apapun teknologi tidak bisa menjamin keselematan kita, kendali emosi dan sikap preventif wajib dikuasai.
  7. Perlu diketahui bahwa kecepatan diatas 80KM/jam, kemungkinan selamat sangat kecil ketika terjadi kecelakaan, untuk itu pastikan selalu jaga jarak aman.
  8. Fokus dalam berkendara, jangan melakukan hal yang bersifat multitasking saat di jalanan. Selain membahayakan diri sendiri juga berbahaya buat orang lain.
  9. Saat menyetir usahakan mata ‘selalu bergerak’ untuk membaca situasi dan kondisi di sekitar jalanan.
  10. Usahakan untuk selalu waspada dengan kendaraan lain.

Nah, semoga sepuluh guideline dari Suzuki Ignis di atas, bisa membantu kalian menjadi lebih bijak dalam berkendara, tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis semata, tapi juga semakin membekali diri dengan softskill, terutama bagi pengemudi wanita. So, #AmanPangkalGaya yay or nay? Sampaikan pendapat kalian.

#SuzukiBloggerGathering

An amateur blogger & life enthusiast by night ● Ancient ● Art ● Travel ● Book ● Culture ● Finance ● Food ● Gamelan ● Javanese

38 Comments

  1. Ini cocok banget buat keluarga, bisa muat 5 orang, trus tempat duduk yg aman untuk balita, desain sporty, tapi yg paling penting harga bersahabat di kantong. Apalagi buat keluarga baru macam aku nanti, hihi…. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*